- Lukisan tebing Huashan bertahan dua milenium berkat campuran darah.
- Studi ungkap pigmen cat kuno mengandung protein darah manusia.
- Peradaban Luoyue menguasai teknik pencampuran mineral dan bahan organik.
Suara.com - Lukisan tebing kuno di China selatan berhasil bertahan selama lebih dari dua ribu tahun dari terjangan cuaca ekstrem. Bagaimana ini bisa terjadi?
Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa rahasia keawetan lukisan purba tersebut berasal dari penggunaan campuran darah manusia dan kapur.
Kawasan seni cadas Huashan membentang sekitar 260 kilometer di sepanjang Sungai Zuojiang, Guangxi, dekat perbatasan China dengan Vietnam.
Situs bersejarah ini telah resmi diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 2016 silam.
Bagaimana darah manusia bisa menjaga lukisan ini bertahan ribuan tahun?
Lebih dari delapan puluh situs menampilkan gambar berwarna merah berupa manusia, hewan, perahu, senjata, hingga alat musik tradisional.
Menurut dilaporkan Archaeologymag, karya seni luar biasa ini berasal dari rentang abad kelima Sebelum Masehi hingga abad kedua Masehi.
Masyarakat Luoyue di wilayah tersebut diyakini secara luas sebagai pencipta warisan seni cadas bernilai tinggi ini.
Catatan sejarah menggambarkan suku Luoyue sebagai masyarakat matrilineal yang mendiami kawasan Sungai Zuojiang pada masa lampau.
Kondisi lingkungan sekitar tebing penempatan lukisan terkenal sangat keras dan mengancam keutuhan karya seni.
Wilayah Guangxi mempunyai iklim monsun tropis yang panas, lembap, serta diguyur hujan deras setiap musim panas tiba.
Selain itu, daerah tersebut juga rutin diterjang dua hingga tiga badai topan setiap tahunnya dengan suhu di atas empat puluh derajat Celcius.
Namun, sebagian besar cat merah tersebut tetap bertahan melekat kuat di tebing batu kapur setinggi puluhan meter.
Rahasia Campuran Darah di Balik Ketahanan Lukisan Tebing Huashan
Para ilmuwan melakukan investigasi mendalam untuk memahami metode pembuatan dan alasan di balik keawetan cat tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Bertahan Lebih dari 2.000 Tahun, Lukisan Tebing Huashan Ini Diduga Digambar dengan Darah Manusia
-
Bye Kulit Berminyak dan Kusam! Ini 4 Pelembap Brightening Berlabel Oil Free
-
Pesona Istri Keenam Soekarno Ratna Sari Dewi Kenakan Kebaya Merah Jambu di Upacara HUT RI
-
Mengenal Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah: Bikin Sekolah Lebih Manusiawi atau Sekadar Slogan?
-
Profil Khaliska Refqi Ramadhani Pembawa Baki Upacara HUT ke-81 RI di IKN
-
Daftar Lengkap Petugas Upacara Kemerdekaan RI ke-81 di Plaza Seremoni IKN
-
Tampil Serasi di Istana, Gibran-Selvi Kenakan Busana Adat Rote dan Ta'a Dayak
-
Kondisi Terkini Yukie PAS Band usai Kecelakaan Mobil di Bandung
-
Ingin Nonton MotoGP Mandalika Plus Dapat Gaji? 2.500 Posisi Relawan Resmi Dibuka
-
Mata Bengkak dan Motor Hancur, Nasib Pilu Rezza Dikeroyok Rombongan Pengantar Jenazah Lawan Arah