Suara.com - Artis senior Lucky Resha mengadakan pengajian bersama para perempuan yang ikut terlibat aksi 212 di Monumen Nasional (Monas) di kediamannya di Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada Kamis pagi (9/2/2017).
Artis yang terkenal berkat duetnya bersama Farid Harja di single Aku Rindu ini mengaku sulit mengumpulkan para alumni 212 karena latar belakang profesi yang beragam. Begitu juga teman-teman artisnya tak semua bisa hadir.
"Memang tidak mudah mengumpulkan satu komunitas, apa lagi dari berbagi bidang, ada pengacara, pengusaha, dan juga artis," lanjut Lucky.
Namun, perempuan yang dilahirkan di Bandung pada 46 tahun lalu ini berharap bisa konsisten menjaga hubungan baik dengan alumni 212. Mereka berkumpul memperdalam agama, terutama membahas soal pemimpin Muslim.
"Berkaitan dengan Al-Maidah, At-Taubah, An-Nisa, banyak surat yang menyebutkan mengenai pemimpin, kita diwajibkan memilih pemimpin muslim," lanjut Lucky yang akan rutin menggelar pengajian satu bulan sekali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan