Suara.com - Penyanyi Syahrini buka suara terkait namanya yang disebut dalam sidang kasus dugaan suap pajak di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Senin (20/3/2017) lalu. Dalam sidang tersebut, seorang saksi menyebut Syahrini ikut terlibat dalam suap pajak.
Ditanya soal kasus ini, si pelantun Sesuatu menyebut tuduhan tersebut merupakan fitnah keji.
"Disyukuri, Alhamdulillah karena jika kita sedang diuji oleh fitnah yang kejam dan keji," kata Syahrinidi Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Minggu (26/3/2017).
Dikatakan Syahrini, fitnah tersebut bukan mustahil dapat menyembuhkan dosa-dosanya selama hidup.
"Berarti Allah sedang melunturkan dosa-dosa yang saya buat selama 35 tahun. Tidak boleh marah karena cobaan Allah," lanjutnya.
Meski acapkali dikait-kaitkan dengan sejumlah kasus kelas kakap di tanah Air, Syahrini mengaku tak gentar.
"Saya ini pekerja seni yang selalu dikait-kaitkan dengan kasus-kasus kakap di negeri ini, tapi saya tidak pernah gentar karena memang tidak ada hubungannya," tandasnya.
Seperti diketahui, Syahrini disinyalir terlibat melakukan pelanggaran pajak. Hal ini terkuak dalam persidangan kasus suap Pajak dengan terdakwa Handang Soekarno. pada sidang tersebut, jaksa menunjukkan surat bukti permulaan wajib pajak atas nama Syahrini yang diterbitkan Kasubdit Bukti Permulaan Penegakkan Hukum Ditjen Pajak.
Baca Juga: Namanya Disebut di Kasus Pajak, Syahrini Unggah Video Lelaki Ini
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BPS: Belanja Kendaraan Koperasi Merah Putih Sudah Masuk Investasi Kuartal I 2026
-
Tramadol Obat Apa? Disebut Dedi Mulyadi Jadi Pemicu Naiknya Kriminalitas di Jawa Barat
-
Warteg dalam Perspektif Gender: Tempat Makan yang Tak Ramah Perempuan
-
Ditolak Warga, Menteri Lingkungan Hidup: Bangunan Pabrik Sampah PSEL Mirip Mal
-
4 Rekomendasi Moisturizer Panthenol untuk Perbaiki Skin Barrier, Mulai Rp30 Ribuan
-
Penampakan Mobil yang Dipakai Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Saat Ditangkap KPK
-
Ribuan Dolar Singapura Disita KPK dari Ruang Kepala Imigrasi Jaksel Winarko
-
Sumber Kekayaan Asila Maisa, Bantah Beli Barang Mewah Pakai Uang Ayah yang Jadi Wabup
-
Oppo Reno16 F 5G Eco Pack Pecahkan Batas Smartphone AI, Satukan ChatGPT, Gemini, dan Perplexity
-
Ulasan The Law Cafe: Mengurai Makna Keadilan di Luar Ruang Sidang