Suara.com - Perceraian artis Tsania Marwa dan Atalarik Syah diam-diam dibumbui masalah. Mulai dari Tsania yang dilarang bertemu dengan anak-anaknyanya, hingga barang-barangnya yang telah dikemas Atalarik di dalam kantong sampah dan ditaruh di pos satpam.
Hal ini diketahui dari curhat Tsania di akun medsos Instagramnya. Lewat foto yang diunggah, tampak seonggok barang-barang yang diduga milik Tsania yang telah dibungkus dengan kantong plastik sampah berwarna hitam. Lewat caption, diketahui jika kantong plastik tersebut ternyata berisi barang-barang pribadi milik Tsania. Di awal pesannya, Tsania sempat mengeluhkan betapa sulitnya bertemu anak-anak lantaran tak bisa menghubungi Atalarik.
"Assalammualaikum rik, sehat? Apa kabar? Anak-anak gimana? Sedih aku kamu block semua no aku sampai gak bisa nanya kabar anak. Tapi, sebagai Ibu aku selalu berdoa agar mereka sehat walafiat dan bahagia lahir batin. Amin," tulis Tsania.
"Rik, begini cara kamu sama barang-barang aku rik? Sampe kamu taro di plastik sampah? Sampe kamu taro di pos satpam? Salah aku apa rik? Semua cara dan skenario kamu udah aku ikutin, cuma boleh 1 orang yang masuk, cuma boleh sebelum jam 12 siang, mobilku masuk ke pagar juga gak boleh. Segitunya??? Ya Allah. Speechless aku. Terlebih pas tau, semua barang-barang yang dikembalikan adalah barang-barang lamaku sebelum nikah dan yang udah nikah juga yang biasa-biasa aja. Mana barangku yang aku beli dengan UANGKU SENDIRI rik? Tas-tas aku dan sepatu aku mana rik? Aku kerja syuting sampai pagi sampai pagi kamu tega giniin aku? Kamu tega segala tas dan sepatu aku mau dijadiin harta gono gini? Sampai hati rik? Setelah mobil aku satu satunya (yang juga dari keringet aku sendiri) kamu mau jadiin harta gono gini, aku masih ikhlas. Tapi sampai barang2 pribadi, hasil kerjaku, kamu tega ya rik," lanjutnya.
Di akhir curhatnya, Tsania menuturkan jika dirinya hanya meminta hak asuh anak dalam gugatan cerainya. Dia juga menyebut Atalarik telah merampas semua yang dimilikinya.
"Aku gugat cerai kamu hanya minta hak asuh. Sama sekali tdk mau gugat harta gono gini, aku ikhlas dengan uang aku yang sudah terpakai. Aku percaya ilmu sedekah rik. Tapi kalau kamu UDAH RAMPAS SEMUANYA, namanya kamu dzalim rik. Dan kalau kamu mau hitung2an harta gono gini ya udah kita hitung2an aja. Aku masih Ibu dr anak-anak kamu. Terima kasih rik untuk cerita hari ini. Sampai ketemu di ruang sidang. #hariminggu #2april2017 #ceritaseorangibu," tutup Tsania.
Diberitakan sebelumnya, Tsania Marwa mendaftarkan gugatan cerai atas Atalarik Syah pada tanggal 14 Maret 2017 lalu. Bintang film Dalam Mihrab Cinta itu menunjuk pengacara untuk mendaftarkan gugatan cerainya di pengadilan.
"Iya benar ada, masuk tanggal 14 Maret, dengan nomor perkara 1073/PDTG/2017/PA CBN Yang daftarin advokadnya saja, kuasa hukum yang datang," kata Asep, staf PA Cibinong, saat dihubungi, Rabu (29/3/2017).
Asep belum tahu secara pasti penyebab perceraian pasangan yang sudah menikah hampir lima tahun itu. Dia hanya tahu hakim yang ditunjuk untuk menangani perkara cerai mereka adalah Drs. H. Syahrudin.
Baca Juga: Tsania Marwa Diwakili Pengacara saat Gugat Cerai Atalarik Syah
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan