Suara.com - Maudy Koesnaedi lebih memilih aktif di balik layar ketimbang ikut bermain di pertunjukan treatrikal Babe, Muka Kampung Rejeki Kota. Dia sudah repot dengan jabatan yang dipegang dalam pementasan itu.
"Di pertunjukkan ini nggak ikut tampil karena sebagai produser sudah repot. Kalau buat main nggak sanggup deh," kata Maudy usai preskon 'Babe, Muka Kampung Rejeki Kota', Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (30/8/2017).
Bagi Maudy, menjadi produser harus benar-benar fokus. Sebab, kata dia cukup banyak tanggung jawab yang dipikul.
"Ini produksi berat banget bagi saya, dengan konsep teatrikal musikal baik secara biaya, kreatif, produksi ini sangat berat tanggung jawabnya," ujarnya.
"Butuh ekstra energi, konsentrasi, untuk fokus ngurus produksi ini. Tanpa melepas keseruan dan drama-dramanya," katanya menambahkan.
Pertunjukan Babe, Muka Kampung Rejeki Kota merupakan kisah perjalanan budayawan dan artis serba bisa, Benyamin Sueb. Pementasan ini akan digelar di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki pada 15 dan 16 September mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter
-
Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?
-
Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang
-
Anggaran Dipotong Pusat, Renovasi 11 Sekolah di Jakarta Terpaksa Mundur ke 2027
-
Gotong Royong Polhut Se-Indonesia, Bangun Rumah untuk Saudara di Aceh Tamiang