Suara.com - Kelompok musik beraliran pop progresif, Kla Project, mengajak Klanese, sebutan penggemar Kla Project, untuk kembali bernostalgia menuju era 1990-an dalam konser di kawasan Kuta, Bali, Sabtu dini hari.
Dalam konser tersebut, band yang digawangi vokalis Katon Bagaskara, gitaris Rumulo Radjadin alias Lilo, dan keyboardis Adi Adrian itu menghibur Klanese dengan membawakan 12 lagu.
Dibuka dengan lagu berjudul Hey, Kla Project langsung menghentak panggung dan mengajak penggemarnya untuk ikut larut dalam suasana lawas era 1990-an.
Menjemput Impian dan Gerimis Langit menjadi lagu kedua dan ketiga yang dibawakan. Memasuki lagu keempat yang berjudul Terpurukku Disini, tiba-tiba musisi Rio Sidik yang sejak awal menonton konser tersebut naik ke panggung dan berkolaborasi dengan Kla Project.
"Kolaborasi ini langsung tanpa latihan, spontanitas saja tiba-tiba. Luar biasa Rio Sidik," ujar vokalis Kla Project Katon Bagaskara dilansir Antara.
Rani, Klanese asal Denpasar yang hadir menyaksikan konser dengan sejumlah rekannya, mengaku senang bisa kembali menyaksikan konser Kla Project.
"Sudah lama Kla Project tidak konser di Bali. Memang sengaja ingin nonton malam ini dengan teman-teman karena lagu-lagu Kla Project hit banget saat kami muda dulu, nostalgia-lah" ujarnya, tersenyum.
Di pengujung konser yang berlangsung sekitar 1,5 jam tersebut, Kla Project memainkan lagu andalan yang dinanti penggemarnya yaitu Yogyakarta dan Tentang Kita.
"Terima kasih untuk kalian yang sudah mau datang menyaksikan konser kami. Semoga lagu-lagu Kla Project selalu dapat menjadi inspirasi dalam kehidupan kalian semua," kata Katon Bagaskara saat menutup konser.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan