Suara.com - Aktris Oki Setiana Dewi terjun sebagai produser eksekutif di film terbaru berjudul 212 The Power of Love. Ibu tiga anak ini ternyata merasa tertantang bekerja di belakang layar untuk kali pertama.
"Tantangannya adalah ini film pertama saya. Kali ini saya berada di balik layar. Ini pengalaman baru. Untuk menampilkan karya enggak melulu kita berada di depan layar, tapi di belakang layar," kata Oki Setiana Dewi, saat dijumpai di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2018).
Keputusan Oki Setiana Dewi terlibat dalam pembuatan film tersebut rupanya karena tertarik dengan cerita yang disuguhkan. Bintang film Ketika Cinta Bertasbih ini pun mengaku selalu siap membantu segala kebutuhan finansial.
"Mendukung film tersebut secara finansial. Kenapa mendukung? Karena ini film bagus dan baik. Kita membuat film tidak hanya mengejar profit semata, tapi ketika membuat film, ada pesan dan visi misi yang ingin dicapai," tutur Oki Setiana Dewi.
"Visi misi di film ini adalah memberi tahu bagaimana Islam agama yang penuh kasih sayang, yang santun, rahmatin alamin, yang ingin disebarkan di film ini," sambung istri Ory Vitrio ini.
Semenjak bekerja di belakang layar, Oki Setiana Dewi langsung ketagihan. Ke depannya, artis 29 tahun ini berencana terjun sebagai penulis skenario.
"Saya di depan atau belakang layar, yang penting pesan baiknya tersampaikan. Tak melulu harus berperan atau akting. Kedepannya saya mungkin ingin jadi penulis skenario atau hal lain. Ingin mencoba banyak hal baru," ujar bintang sinetron Anak-Anak Manusia ini.
Sementara itu, Oki Setiana Dewi juga menekankan bergabung dalam produksi film yang rencananya tayang 9 Mei 2018 tersebut, tidak hanya sekadar ikut-ikutan.
Baca Juga: Oki Setiana Dewi dan Ria Ricis Bikin Seru CFD di Surabaya
"Yang jelas ini adalah keinginan saya dan suami. Karena suami adalah alumni 212. Artinya kami mendukung film ini bukan sekadar ikut-ikutan, kami merasakan jiwa yang sama, merasa sudah pernah dalam gerakan itu, merasakan semangatnya, merasakan Islam bersatu," kata Oki Setiana Dewi.
Berita Terkait
-
Saksi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry, Oki Setiana Dewi Jadi Target Teror di Mesir
-
Oki Setiana Dewi Tahu Syekh Ahmad Al Misry Cuma 'Taubat Sambal', Berbekal Wawancara Korban
-
Kronologi Terbongkarnya Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry, Santri Jadi Korban
-
Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry
-
5 Fakta Kasus Pelecehan Sesama Jenis Syekh Ahmad Al Misry: Catut Nama Nabi dan Imam Syafi'i
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Serahkan Uang ke Polisi, Awkarin Tegaskan Ada di Pihak Korban Hanania Travel
-
Saemen Fest 2026: Festival Musik Lintas Genre Siap Guncang Jogja pada 19 Juli 2026
-
Venom: Let There Be Carnage,saat Tom Hardy Bertemu Lawan Seimbang
-
Berawal dari Keterbatasan, Wiraswasta Asal Situbondo Ini Sukses Jadi Bintang eFootball Nasional
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta! Ini Jadwal dan Daftar Harga Tiket Konser Termegah 2026
-
Mufli Ananda Umur Berapa? Asisten Raffi Ahmad yang Disorot usai Jadi Komisaris
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial