Entertainment / Gosip
Senin, 20 April 2026 | 15:29 WIB
Oki Setiana Dewi [Instagram]
Baca 10 detik
  • Kasus terungkap kembali setelah Oki Setiana Dewi mewawancarai korban di Mesir dan mendapati pelaku belum berhenti melakukan aksinya.
  • Syekh Ahmad Al Misry sebelumnya pernah mengakui perbuatannya pada 2021 dan berjanji bertobat, namun ternyata terulang kembali.
  • Kasus kini telah naik ke tingkat penyidikan di Bareskrim Polri dengan total lima korban, meski keberadaan pelaku diduga masih di Mesir.

Suara.com - Diperkarakannya Syekh Ahmad Al Misry dalam kasus pelecehan seksual sesama jenis tak lepas dari peran Oki Setiana Dewi.

Oki adalah orang yang mewawancarai salah satu korban di Mesir pada 2025. Dari wawancara itu terungkap kalau Ahmad Al Misry cuma 'taubat sambal' atau bertaubat tapi mengulanginya lagi.

Kakak Ria Ricis itu lantas menghubungi pemuka agama di Indonesia untuk segera menindaklanjuti hasil wawancara dengan korban.

"Ustadzah Oki itu langsung sampaikan ke kami, simpel jawabannya, 'Abi Makki, ternyata dia belum sembuh,'" kata Abi Makki mewakili para korban dalam jumpa pers di Antasari, Jakarta Selatan pada Kamis, 16 April 2026.

Menurut Abi Makki, perlakuan menjijikan Ahmad Al Misry pada korban pertama kali terungkap pada 2021. Ia dan rekan-rekan sejawat kemudian mendatangi Ahmad untuk minta klarifikasi.

Ketika itu, Ahmad Al Misry mengakui perbuatannya, bertaubat serta berjanji tak akan mengulanginya lagi.

"Pelaku ini ataupun SAM ini dengan menyatakan minta maaf dan tidak mengulangi lagi perbuatannya," Abi Makki.

Persoalan itu pun dianggap selesai. Kemudian pada 2025 terungkap dari mulut Oki berbekal hasil wawancara korban, kalau tabiat pelaku ternyata belum berubah.

Baca Juga: Kronologi Lengkap Dugaan Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI, Publik Tuntut Pelaku di-DO

Abi Makki bersama rekan-rekan sejawat yang ada di Indonesia langsung melakukan konsolidasi untuk menempuh langkah hukum mendampingi korban. Total ada lima korban dan berbagai bukti pun dikumpulkan sebagai dasar pelaporan di Bareskrim Polri.

Syekh Ahmad Al Misry (daqu.sch.id)

Laporan korban masuk ke Bareskrim pada November 2025. Kasus ini pun telah naik ke tingkat penyidikan yang artinya ditemukan unsur pidana.

Hanya saja, penyidikan sedikit terkendala mengingat terlapor diduga berada di Mesir.

Sekilas tentang Ahmad Al Misry, ia mulai dikenal publik Indonesia usai meneruskan estafet almarhum Syekh Ali Jaber di kursi juri program kompetisi Hafiz Indonesia.

Ahmad Al Misry merupakan pendakwah asal Mesir. Sejak dikenal masyarakat luas, akun Instagram miliknya kini memiliki lebih dari 30 ribu pengkut.

Load More