Suara.com - Seorang nenek bernama Maryke Harris Pohu menuding artis Tyas Mirasih mengeksploitasi cucunya, Amandine Cattleya Billy. Ia marah melihat cucu semata wayangnya dijadikan obyek endorse oleh istri Raiden Soedjono tersebut.
"Saya buka di Instagram ternyata sudah dibikinkan (akun) Instagram, atas nama Amandine Cattleya. Siapa siapa yang berhubungan dengan Amandine Cattleya berhubungan dengan Tyas. Coba buka saja Ig-nya. Nah di situ dia mulai diendorse," ujar Maryke di Kapten P. Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (9/3/2018).
Menurut Maryke, Amandine masih di bawah umur dan status yatim piatu sehingga tak layak dieksploitasi sedemikian rupa. Maryke marah karena menduga hasil endorse hanya dinikmati Tyas Mirasih.
"Ada eksploitasi anak ini. Di endorse si Amandine dengan alasan anak yatim piatu. Nih, liat nih (menunjukkan Instagram). Nih dia yang bikin. Ini baju yang diendorse. Ini kan anak dibawah umur," tutur Maryke.
"Saya masuk ke akun ini. Saya bilang, stop saya oma-nya Amandine. Makanya semua yang endorse pada minta maaf. Maaf kami nggak tahu, disangkanya Tyas," sambungnya lagi.
Sebelumnya, Maryke menuding Tyas Mirasih membawa kabur cucunya Amandine setelah menantunya Sisilia Supriyadi meninggal November 2017. Ia mengklaim perempuan 30 tahun itu merebut hak asuh bocah 5 tahun tersebut.
Padahal, Tyas Mirasih tidak memiliki hubungan darah dengan Sisilia karena hanya berteman. Makanya, Maryke kesal ketika dipersulit bertemu Amandine.
"Jadi setelah Sysilia meninggal, saya tanya ke Reggy (karyawan Billy, ayah Amandine). 'Cucu saya mana'. Kan dengan harapan bisa kembali ke saya. Ternyata ada di Tyas," ucap Maryke.
Baca Juga: Kronologis Tyas Mirasih Dituding Bawa Kabur Amandine
"Bisa nggak hubungin Tyas, saya mau ambil anak itu saya mau bertemu. 'Nggak bisa mam, semua aksesnya sudah di tutup jadi nggak boleh bertemu lagi'. Lah gimana itu kan cucu saya? Masa nggak boleh," lanjutnya lagi.
Kasus ini pun kini sudah ditangani oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Hari ini, Tyas Mirasih rencananya akan dipanggil terkait laporan hak asuh Amandine.
Tag
Berita Terkait
-
Tyas Mirasih Nangis di TV Bawa-Bawa Anaknya, Mantan Istri Tengku Tezi Sinis: Ya Ampun Kasihan
-
Terlibat di Series Love Daddy, Tyas Mirasih Hadapi Ketakutan Pergaulan Anak Zaman Sekarang
-
Raffi Ahmad Blak-blakan soal Nagita Slavina Bantu Bayar Pengobatan Ibu Tyas Mirasih
-
Tyas Mirasih Boongkar Kebaikan Nagita Slavina: Jual Tas untuk Biaya RS Ibunda
-
Tips Jaga Hubungan Baik dengan Mantan Kekasih, Seperti Tyas Mirasih dengan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Perampok di Medan Jerat Korban Lewat Aplikasi Kencan Sesama Jenis, 2 Pelaku Ditangkap
-
Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Capricorn saat Mereka Sedang Marah atau Ngambek?
-
Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
-
Polisi Malaysia Ungkap Pemasok 25 Kg Narkoba yang Dibawa Pilot Mohd Saufi bin Othman ke Jakarta
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 6.125 Orang
-
Nekat Beroperasi, Home Stay di Jepara Kembali Digerebek Warga, Tujuh Pasangan Diamankan
-
Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron
-
Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG
-
Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!
-
17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik