Suara.com - Band T-Five sepertinya tengan gemar me-remake lagu-lagu hits mereka. Setelah lagu "Yang Terindah", T-Five kini mendaur ulang lagu berjudul "Jangan Pernah", yang sempat dirilis pada 2003 lalu.
Di lagu "Jangan Pernah", T-Five yang beranggotakan Gordon (vokal), Paul (vokal), Nino (vokal), Yerry (vokal), Ajier (gitar), dan Bheben (bass) mendapuk seorang penyanyi cantik bernama Radhini.
"Me-remake beberapa lagu hits sebenarnya sebagai upaya T-Five membangkitkan lagi kekuatan dari koleksi legendaris kami. Karena kami hingga kini masih siap untuk kembali bersaing di musik Tanah Air," ujar Yerry bersama personel T-Five lainnya di Jakarta, baru-baru ini.
Bagi Randhini sendiri, berkolaborasi dengan T-Five adalah sebuah kesempatan besar yang tak mungkin ia tolak. Apalagi, sejak remaja ia sudah mengenal karya-karya T-Five seperti lagu "Kau", "Yang Terindah" dll.
"Bisa berkolaborasi dengan T-Five adalah suatu kesempatan yang luar biasa. Dan sepertinya tidak perlu membutuhkan waktu untuk berpikir dua kali dalam mengambil keputusan ini," kata Radhini, di tempat yang sama.
Lagu "Jangan Pernah" diciptakan oleh Yerry T-Five dan kini dihadirkan kembali dalam konsep yang lebih elektonikal. Diaransemen oleh Yerry T-Five dan Ajier T-Five, lagu bergenre pop RnB ini telah mengalami perubahan yang signifikan. Di mana ambience EDM begitu kental.
"Kami tidak mengubah apa yang sudah tertancap manis oleh T-Five. Perubahan musikal yang kami lakukan di lagu ini lebih kepada ingin memperkenalkan musik T-Five, di mana kami mampu beradaptasi dengan tren musik masa kini. Selain itu, kami juga ingin berinovasi dengan musik kami dan lebih dekat dengan kaum milenial yang akrab dengan musik EDM," jelas Yerry T-Five.
Baca Juga: Ada Dipha Barus dan Rita Ora di SHVR Ground Festival 2018
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah