Suara.com - Musisi Ahmad Dhani mengunggah video dirinya sedang dikepung massa di dalam hotel saat akan menghadiri deklarasi 2019 Ganti Presiden di Surabaya, Jawa Timur di akun media sosial Instagramnya.
Di video tersebut, suami penyanyi Mulan Jameela ini tampak santai mengomentari para pengunjuk rasa di luar hotel yang menghadangnya.
Video pendek yang sempat viral di medsos ini langsung digeruduk komentar netizen. Kebanyakan memberikan semangat kepada eks suami Maia Estianty itu.
@bara_evergreen menulis, "Ojok goyang boss. Arek Suroboyo mburimu, iku sng demo ceb*** keluwen."
@fathilkhan menambahkan, "Tetap semangat, lanjutkan perjuangan. Kami selalu mendoakan Bang Dani dan Bunda Neno Sehat dan sukses selalu, Aamin."
Dilanjutkan @setiawanhendra2703, "Jadi yang boleh ngeba*** mengenai politik cuma ce*** doang ya?? Saran saya ceb*** kalau mau ngeba***mengenai politik otaknya agak pinteran dikit biar gak keliatan dungunya."
"Mereka panik... gerakan #2019GantiPresiden semakin tak terbendung," tutup @reaksirakyat.news.
Sebelumnya, Video musisi Ahmad Dhani dihadang sekelompok pendemo di salah satu hotel di Surabaya, Jawa Timur beredar di media sosial. Video tersebut diunggah oleh akun Facebook "2019 Ganti Presiden".
Di video tersebut, Ahmad Dhani santai duduk di lobi hotel bersama beberapa rekannya. Di situ, suami penyanyi Mulan jameela ini menceritakan situasi dirinya yang tak bisa keluar hotel karena dihadang ratusan pengunjuk rasa.
Baca Juga: Buntut Ahmad Dhani Sebut Idiot, Massa Gedor Kaca Hotel
"Hari ini saya dihadang, nggak bisa keluar hotel. Ditahan polisi saya, didemo oleh seratus orang. Aneh juga ya, biasanya yang didemo itu kan presiden, menteri, kapolri. Ini musisi di demo. Sudah gitu musisi yang nggak punya backing polisi, nggak punya backing tentara," tutur Ahmad Dhani dengan santai.
"Kita ini kan oposisi, aneh ya. Ini yang mendemo yang membela penguasa, lucu. Ini idiot-idiot, mendemo orang yang tidak berkuasa," lanjutnya.
Di ujung rekaman video, Ahmad Dhani menyampaikan permintaan maaf kepada rekan-rekannya karena urung mengikuti deklarasi gerakan 2019 Ganti Presiden di Surabaya.
"Jadi saya ini nggak bisa keluar. Mohon maaf kepada teman-teman yang deklarasi saya nggak bisa keluar dihadang sama polisi. Polisinya membiarkan dua jam. Dua jam demonya dibiarin saya nggak bisa keluar.
Saya kan takut, kalao saya keluar saya marah saya habisi semua kan repot.Jadi saya ngalah saja. Ngalah nunggu di sini. Jadi maaf kepada teman-teman yang lagi nunggu di deklarasi," tutup Ahmad Dhani.
Berita Terkait
-
Modus Terbongkar! Bea Cukai Gagalkan Ekspor 3,4 Ton Merkuri Disamarkan Keramik Senilai Rp17,5 Miliar
-
Piala Presiden 2026: Persebaya Pastikan Tiket Semifinal usai Tekuk PSMS
-
32 Tim U-16 Adu Kekuatan di Surabaya, Tiket ke Thailand Jadi Rebutan
-
Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persebaya Tantang PSMS demi Tiket Semifinal
-
Kenapa Komunitas Beatbox di Indonesia Bikin Ketagihan? Ini Cerita di Baliknya!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974
-
Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing
-
Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi
-
Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya
-
Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis
-
4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
-
Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah
-
Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel
-
IHSG Betah di Level 6.300, TINS dan MEDC Wajib Dipantau
-
Sidang Banding Kasus Chromebook Digelar Hari Ini, Nadiem Minta Hakim Uji Ulang Pertimbangan Putusan