Suara.com - Aktor senior Ray Sahetapy mengungkap kondisi keluarganya yang berada di Palu, Sulawesi Tengah usai gempa dan tsunami pada Jumat (28/9/2018) malam kemarin.
"Kakak saya dan ada dua adik dan keluarganya. Temen-temen saya di sana banyak sekali. Alhamdulillah selamat semua. Ya itu nasib masih kita punya," kata Ray di kawasan Kapten P. Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (1/10/2018).
Kendati begitu, ayah Surya Sahetapy ini menyatakan salah satu adiknya sempat terkurung di gereja saat gempa terjadi.
"Adik saya ada yang terkurung di gereja. Semua sudah keluar tinggal dia sendiri. Ada yang suami istri adik saya ini ilang entah kemana. Panik banget mereka. Untung saja saya mendengar kabarnya setelah mereka kumpul semua," ujarnya.
Bintang film The Raid ini bersyukur masih bisa terus mendapatkan kabar terbaru soal kondisi mereka. Yang pasti keluarganya itu pilih menetap di depan rumah ketimbang ke posko pengungsian.
"Mereka tinggal di depan rumah. Adik-adik saya sudah pada stres, yang muda-muda masih bisa dialog, masih bisa berkabar kepada saya," kata Ray Sahetapy.
"Boris namanya, dia yang menghubungkan saya dengan keluarga di sana," ujarnya lagi.
Baca Juga: Ayah Cynthia Lamusu Stroke, Telat Dibawa ke Rumah Sakit
Berita Terkait
-
Dukung Transportasi Publik, BRI Palu Bangun 10 Unit Halte untuk Masyarakat
-
Dampak Gempa M 6,7 di Wilayah Sigi
-
Pascagempa Sulawesi Tengah, Kemkomdigi Pulihkan 8 BTS dan Percepat Pemulihan Jaringan Telekomunikasi
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Dampak Gempa di Palu, Bangunan Alami Kerusakan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan