Suara.com - Hantu Pocong kembali diangkat sebagai cerita dalam film horor Indonesia. Kali ini, tiga rumah produksi yakni Maxima Pictures, Spectrum Film, dan Unlimited Production menggarap film berjudul Jaga Pocong.
Menurut Oswin Bonifanz selaku produser film Jaga Pocong, konsep hantu pocong memang sudah lama tak ada dalam film horor Indonesia. “Film horor banyak yang rilis. Tapi hantu Pocong sudah lama tak diangkat. Apalagi settingnya tahun 1980-an,” ucap Oswin ditemui di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Oswin menambahkan untuk film ini, dirinya menggaet aktris Acha Septriasa sebagai pemeran utamanya. Kualitas film ini pun patut diperhitungkan, mengingat Acha merupakan aktris berkarakter dalam industri film Tanah Air.
“Karena film ini bercerita tentang ketegangan seorang suster, kita membutuhkan seorang talent dengan karakter yang kuat,” ujarnya.
“Seperti kita ketahui, Acha memiliki kualitas acting yang luar biasa dan jam terbang yang kuat, dan Acha belum pernah main di Genre Horror sebelumnya. Jadi dengan terlibatnya Acha di film Jaga Pocong, akan memberikan warna yang berbeda untuk film ini,” tuturnya.
Oswin pun menegaskan bahwaAcha Septriasa sebagai pemeran utama telah melakukan tugasnya dengan baik. Buktinya, proses pengambilan gambar bisa dilakukan sesuai jadwal dan rencana yang telah dirancang sejak jauh-jauh hari.
”Kita bersyukur seperti segala sesuatunya diberi kemudahan. Jadwal Acha pas dengan schedule shooting. Proses reading juga bisa berjalan maximal. Acha sangat kooperatif mengenai schedule,” kata Oswin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Sinopsis Film Fuze, Sajikan Thriller Aksi dengan Plot Bom dan Perampokan Rumit
-
MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalbar Minta Maaf Usai Videonya Viral
-
Film Kamu Harus Mati Siap Hantui Bioskop, Hadirkan Teror Gaib yang Menguji Persahabatan
-
Aldi Taher Mohon Doa, Sang Ayah Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Usus Buntu
-
Bikin Syok! Anggaran Bingkai Foto Prabowo dan Gibran Untuk Sekolah Rakyat Tembus Rp4,14 Miliar
-
Bukan Sekadar Pura-Pura Kuat, Sembilan Tera Ajak Pendengar 'Jujur pada Luka' lewat EP Perdana
-
Spin-Off Money Heist Hadir di Netflix, Berlin Pimpin Aksi Perampokan Baru di Seville
-
Profil Achmad Syahri As Siddiqi, Anggota DPRD Termuda yang Merokok dan Main Game di Tengah Rapat
-
Buronan Kasus Pelecehan Seksual Syekh Ahmad Al Misry Akhirnya Ditangkap di Mesir
-
Bene Dion Akhirnya Ibadah di Gereja Lagi, Berkat Diajak Suster dengan Cara 'Agak Laen'