Suara.com - Artis sekaligus penyanyi senior Titiek Puspa dipastikan mengisi acara di malam pergantian tahun 2019. Rencananya, perempuan 81 tahun itu akan mengisi acara salah satu lokasi hiburan.
Titiek Puspa mengaku tidak bisa meninggalkan jiwanya sebagai seorang penyanyi, meski sudah berusia senja. Selagi sehat, dia mengaku siap untuk menghibur dengan bernyanyi.
Berikut wawancara lengkap Suara.com Titiek Puspa soal dedikasinya tersebut saat ditemui di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, beberapa waktu yang lalu.
Eyang Titiek Puspa tetap mengisi malam tahun baru?
Masih ada juga yang minta nyanyi, masih (ngamen) walaupun tidak seramai yang lain.
Bagaimana menjaga stamina untuk isi malam tahun baru?
Panggil body guard, 'jagalah aku'. Ya kita bisa mengatur, kita bisa tahu seberapa kemampuan kita untuk ini, untuk itu. Seperti saya sudah tidak perlu pakai high heels, makanya sudah pendek, pendek aja. Karena sudah tidak mampu badan saya.
Berapa lagu nanti yang dibawakan saat perayaan malam tahun baru?
Paling lima, enam (lagu) kalau sekali berdiri, oke
Cara menjaga kondisi tubuh supaya kelihatan fresh dan jarang kena penyakit?
Kalau memang harus dikasih penyakit, kita harus tetep terima dan pelihara dengan baik. Buktinya saya ini, saya dapet warisan, wuuh warisan saya banyak dari orang tua. Asam urat, darah tinggi, kolesterol, jantung, cancer. Nah kita kan tahu punya penyakit itu. Nah, bagaimana caranya, yang penyakit ini jangan suka makan itu, yang penyakit itu jangan makan ini. Itu kalo kita atur lumayan, (umur) 81 masih lumayan lah.
Menjaga pola makan di usia yang sudah tidak muda sulit nggak sih?
Masih bisa, asal kalo kepengen satu, dua jangan kebanyakan.
Kabarnya beberapa waktu lalu kena serangan jantung?
Aku sekarang pake pacu jantung, ini pacu udah ditanem. Sakit kanker sudah, waktu umur 73 tapi sembuhnya dengan meditasi. Lha aku dikasih kanker, kemo, orang kan jadi kurus, enggak doyan makan. Aku malah offside, makan terus. Kalo suara saya tinggal 50 persen, jangan takut saya 50 persen masih punya daging.
Baca Juga: Mengenal Cara Kerja Alat Pacu Jantung yang Dipasang pada Titiek Puspa
Keputusan apa yang akhirnya seorang Titiek Puspa mau pasang alat pacu jantung?
Kebetulan ada dokter mengatakan bisa pake itu pacu jantung. Yaudah pake, jadi jantungnya nggak diapa-apain, aku pake pacu di sini (nunjuk jantung) jadi aku nggak boleh lewat jalan yang pake (metal) detector.
Setelah dipasang alat pacu jantung, rasanya seperti apa?
Agak longgar, tadinya hah hah hah engap. Kan dikasihnya banyak sama orang tuaku (warisan sakit), bapakku, kakakku 1,2,3 cancer, ibuku jantung, semua perginya membawa begituan. Jadi, waktu aku kena cancer, oh kena juga toh, ya sudah aku gitu, oh kena juga toh.
Pake alat, nggak bisa lewat metal detector, susah bepergian?
Nggak. Kan tinggal minta izin, pak aku pakai pacu jantung, oke silahkan lewat gitu, mereka sudah tahu.
Sudah berapa lama menggunakan alat pacu jantung?
Udah ada kalo kali 4 bulan. Itu 2 minggu telentang, makan lagi, obat lagi, semakin toang toang toaaaang. Masih ada minum obat, supaya dia (alat) menyatu dulu dengan badan.
Ada makanan pantangan nggak, agar badan masih kelihatan sehat?
Pantangan tetep ada dari dulu, jangan makan racun.
Saat kondisi menggunakan alat pacu jantung anak-anak pernah nggak melarang untuk ambil pekerjaan?
Nggak ada yang larang, mereka sudah tahu dari sebelum dia lahir, aku udah begini.
Berita Terkait
-
Ini 4 Lokasi Panggung Hiburan di Jakarta untuk Rayakan Malam Tahun Baru
-
557 Pengantin Nikah Massal Bakal Turut Ramaikan Malam Tahun Baru
-
Malam Tahun Baru, 300 Petugas Dikerahkan Jaga Kebersihan Monas
-
Ini Daftar 30 Gedung yang Jadi Kantong Parkir pada Malam Tahun Baru
-
Catat! Ini 16 Ruas Thamrin-Sudirman yang Ditutup Saat Malam Tahun Baru
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis