Suara.com - Nenek Amandine Cattleya, Maryke Harris Pohu melaporkan Tyas Mirasih ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Senin (21/1/2019) pagi dengan tuduh eksploitasi anak.
"Pagi hari ini kami mendampingi klien kami mengadu ke KPAI, melaporkan saudari Tyas Mirasih soal hak asuh anak dan sebagai nenek kandung, tidak dapat bertemu cucunya. Juga soal dugaan anak tersebut dieksploitasi," ujar pengacara Maryke, Agustinus Nahak usai melapor.
"Kami sudah melaporkan ke polisi dengan pasal 332 tentang eksploitasi anak. Kalau ini laporan di lembaga resmi yang mengurus hak asuh anak, perlindungan anak," sambungnya lagi.
Agustinus Nahak mengimbau Tyas Mirasih agar segera mengembalikan Amandine kepada Maryke. Pasalnya sudah hampir setahun keduanya tidak diizinkan bertemu.
"Sudah satu tahun klien kami tidak pernah dibukakan akses, ada apa ini? Sedangkan klien kami yang memegang putusan Pengadilan Agama bahwa hak asuh anak jatuh ke neneknya yaitu klien kami," kata Agustinus Nahak.
Karena itu, dia meminta supaya pihak KPAI bertindak cepat menangani kasus ini. Agustinus Nahak ingin Maryke segera mendapat keadilan.
"Kami minta 3x24 jam yang bersangkutan petugas untuk memproses permasalahan ini," imbuh Agustinus Nahak.
Sebelumnya, Maryke juga sempat melaporkan Tyas Mirasih ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan eksploitasi anak hingga penculikan.
Baca Juga: PK Ditolak MA, Saipul Jamil Tetap Jalani Hukuman 8 Tahun
Berita Terkait
-
Gokil! Kreator Konten Waldi Sempurna Konsisten Berbagi Puluhan Nasi Kotak Setiap Gajian
-
Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting
-
Dari Kreator Konten ke Pebisnis, Begini Perjalanan Karier Acil Bintangnya Parfum
-
Kisah TikToker Kiki Jupe, dari Guru Honorer Kini Jadi Pengusaha Kuliner Sukses
-
Pintu Didobrak Hingga Dibentak Oknum Pejabat, Choky Sitohang Alami Intimidasi
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM
-
Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival
-
Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar
-
BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun
-
YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara
-
UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan
-
Kematian Janggal Sutrimo, Benarkah Terkait Kasus Eks Jampidsus?
-
Memantau Harimau yang Bikin Geger Warga di Pulau Burung Indragiri Hilir
-
KPK Dalami Lelang Jabatan Zulkarnain, Dugaan Mahar Pajero Sport ke Bupati Diusut