Suara.com - Aktris sekaligus pedangdut Dewi Perssik memenuhi panggilan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan untuk dimintai keterangan atas kasus pencemaran nama baik yang dilaporan keponakannya, Rosa Meldianti atau Meldi.
Depe, sapaannya setidaknya diperiksa selama hampir 3,5 jam penuh. Dia tiba sekira pukul 12.46 WIB dengan didampingi tim kuasa hukumnya.
"Dikit ya nggak banyak pertanyaannya cuma lima doang. Cuma ya itu tadi menceritakan bisa seperti ini yang lama. Kok bisa seperti ini. Karena ini kan masalah keluarga gitu," ujar Dewi Perssik usai pemeriksaan pada Rabu (23/1/2019).
"Lebih banyak tanya kasusnya, kok bisa seperti ini. Aku ceritain apa yang ada di keluarga aku. Memang ini bukan settingan, karena ini yang terjadi dalam keluarga besar aku," sambungnya lagi.
Selama diperiksa, Dewi Perssik mengaku tidak mengalami hambatan. Sebab sedari awal, dia berkomitmen akan bersikap kooperatif.
"Harus, saya sebagai warga negara yang baik dan tidak lakukan kesalahan dan saya berjuang untuk keluarga, saya berbicara apa adanya saya nggak perlu takut," tutur Dewi Perssik.
Kendati begitu, pemain Centini Manis ini tidak memungkiri banyak waktu terbuang gara-gara bersiteru dengan keponakannya itu.
"Cuma nggak apa-apa. Karena segala sesuatunya masyarakat harus tahu saya tulang punggung keluarga, gitu dalam arti keluarga besar saya bergantung di saya. Kalau misalkan ada anak yang nggak bersyukur buat saya selama saya bisa bantu keluarganya saya anggap anak durhaka gitu aja," pungkasnya.
Baca Juga: Dewi Perssik Sindir Keponakan Kabur Mau Dipanggil Polisi?
Berita Terkait
-
Dewi Perssik Sindir Keponakan Kabur Mau Dipanggil Polisi?
-
Demi Bangun Rumah, Dewi Perssik Pilih Kerja di Malam Tahun Baru
-
Dewi Perssik Bersyukur Gagal Manggung di Ancol saat Malam Tahun Baru
-
Suami Bikin Tenang dan Nyaman, Dewi Perssik Langsung Ingin Punya Anak
-
Tahun Depan, Dewi Perssik Siap Punya Anak dari Angga Wijaya
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
9 Moisturizer untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Bikin Kulit Glowing
-
Kisah Ibu Hamil Naik KRL Jam Sibuk: Antara "Misuh-misuh" dan Keajaiban Pin Prioritas
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Link CPNS 2026 Viral, Publik Diminta Waspada Penipuan Modus Menyamar Ala BKN
-
Kepuasan Publik ke Prabowo Menurun Tajam, Begini Respons PDIP
-
Kemenhut Siapkan SDM Kehutanan Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
-
Pengamat Cium Aroma Perlawanan Balik Koruptor di Balik Isu Febrie Adriansyah: Corruptor Fights Back
-
Bentrok Maut di Menteng Diduga Gara-gara Beli Nasi Uduk Tapi Ogah Bayar
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai
-
5 Weton Paling Sakral dan Sakti, Punya Kekuatan Terpendam Menurut Primbon Jawa