Suara.com - Masyarakat sepertinya resah dengan program acara Pagi-Pagi Pasti Happy yang tayang di Trans TV dari Senin hingga Jumat pukul 08.30 - 10.00 WIB. Baru-baru ini muncul petisi untuk menghentikan acara tersebut.
Petisi itu muncul di situs change.org dan dibuat oleh seorang bernama Dedy Susanto. Dedy juga meminta kepada Ketua KPI Pusat Yuliandre Darwis untuk menyetop tayangan yang dipandu Uya Kuya dan Billy Syahputra itu.
Menurut Dedy Susanto, acara Pagi-Pagi Pasti Happy tak layak dan berbahaya jika sampai ditonton anak-anak.
"Perjuangan para guru membentuk jiwa anak, perjuangan para konselor membenahi jiwa anak mendadak menjadi sia-sia ketika anak anak menonton acara seperti ini. Menjelek-jelekkan sesama aktor bahkan saling bertengkar soal kekasih di hadapan host," tulis Dedy Susanto.
Hingga berita ini diunggah, pestisi tersebut sudah ditandatangani lebih dari 39 ribu orang.
Petisi yang dibuat Dedy Susanto sepertinya terkait dengan program Pagi-Pagi Pasti Happy episode Rabu (23/1/2019). Di episode itu menampilkan seorang pengacara bernama Indra Tarigan.
Yang bikin heboh, Indra Tarigan dan Billy Syahputra bertengkar saat acara berlangsung dan hampir saja saling adu pukul. Indra dan Billy ribut terkait masalah dengan Hilda Vitria.
Sebelumnya, KPI sudah memberi sanksi untuk Pagi-Pagi Pasti Happy. Sanksi itu dilayangkan karena acara tersebut pada 7 Januari 2019 menayangkan wawancara dengan dua anak laki-laki korban tsunami Selat Sunda.
''Program siaran itu tidak boleh mewawancarai anak-anak dan atau remaja berusia di bawah umur 18 tahun mengenai hal-hal di luar kapasitas mereka untuk menjawabnya, seperti bencana yang menimbulkan dampak traumatis,'' ujar Nuning Rodiya, selaku Komisioner KPI Pusat.
Baca Juga: Wawancara Korban Tsunami, Pagi Pagi Pasti Happy Ditegur KPI
Sebelumnya, Pagi-Pagi Pasti Happy juga sempat dihentikan KPI pada 3-5 Desember 2018. Penghentian tayangan itu lantaran melanggar sejumlah pasal. Antara lain pasal mengenai privasi, perlindungan anak, dan klasifikasi Remaja.
Pelanggaran yang dilakukan tayangan P3H terjadi pada 27 September 2018 dan 3 Oktober 2018. Saat itu, para host P3H seperti Uya Kuya , Nikita Mirzani dan Billy Syahputra membahas kasus Kris Hatta dan Hilda Vitria .
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
Terkini
-
Aksi HOA Malam Nanti di Jakarta, Intim tapi Bakal Meledak-ledak
-
3 Tahun Vakum, Rafael Tan Comeback Lewat Lagu 'Aku Sayang Kamu' yang Pernah Hits di Bandung
-
Kasus Sama Berulang, Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka karena Dianggap Aniaya Pelaku
-
Dugaan Temuan Whip Pink di Rumah Reza Arap, Awkarin Bereaksi Pilu
-
Siap-Siap Galau Massal! Eric Chou Bakal Guncang Jakarta dengan Panggung 360 Derajat di Mei 2026
-
6 Fakta Suraj Chavan, 'Justin Bieber' India yang Viral Usai Jadi Jutawan dan Menikah
-
Viral Dokter Kandungan Minta Ayah Azanin Bayi Padahal Kristen: Mukanya Kayak Guru Ngaji
-
Tangis Betrand Peto Pecah, Antar Ruben Onsu Umrah untuk Ketiga Kalinya
-
Dinilai Mirip Justin Bieber, Suraj Chavan Dinobatkan Jadi Pria Paling Tampan di India
-
Persiapan Pernikahan Jennifer Coppen Terungkap, Sudah Test Makeup dan Desain Gaun Pengantin