Suara.com - Nama Dimas Danang dikenal sebagai penyiar dan presenter yang punya sisi humoris tinggi. Tapi siapa sangka, sahabat Imam Darto ini dulunya lelaki introvert atau pendiam.
Host The Comment ini mulanya tidak tertarik terjun di dunia hiburan Tanah Air. Sebagai anak rumahan, Danang lebih senang menghabiskan waktu dengan menyendiri.
Namun ada suatu masa yang membuat Danang memutuskan mengubah prinsipnya. Dia ingin melakukan kegiatan yang sekiranya bikin orang terhibur.
Dari mimpi sederhana itulah karier Danang dimulai. Meskipun banyak rintangan dihadapi hingga nyaris di keluarkan dari kampusnya, dia dapat membuktikan mampu mengatasi itu.
Kini Dimas Danang tidak cuma dikenal sebagai salah satu penyiar hits di radio Prambors ataupun The Comment, tapi mulai merambah dunia seni peran.
Ingin tahu lebih lengkap perjalanan karier Dimas Danang? Simak wawancaranya bersama Suara.com berikut ini:
Bagaimana awal kamu terjun ke panggung hiburan?
Dulu sih awalnya MC (pembaca acara) karena aku mikir aku harus ngelatih diriku sih karena aku introvert. Jadi aku harus coba beraniin keluar dari zona nyaman. Karena dulu cukup bahagia dengan diri sendiri dan keluarga saja. Tapi kok banyak teman-teman yang curhat ini gue kesepian. Terus gue kepikiran 'Wah ternyata asyik nih menghibur orang, ya dengan cara apapun'. Makanya jadi MC. Terus dari MC lanjut ke radio kampus lanjut lagi ke radio swasta Prambors habis itu ke TV baru di film.
Sebenarnya dari dulu emang ngincer film karena emang suka sama teater sama musikal gitu. Tapi ternyata mimpi main film itu baru kejadian di umur gue yang ke-29 tahun.
Baca Juga: Janji Lee Know Stray Kids Ini Sempat Bikin Haru Penonton Konser
Film apa?
Kalau film pertama secara syuting itu PSP: Gaya Mahasiswa, kalau secara tayang duluan, Terlalu Tampan. Sebenarnya dulu pernah ada film tapi jadi cameo doang. Aktifnya di drama musikal.
Inget nggak pas jadi MC pertama kali umur berapa?
Pas gue kelas 2 SMP, kalau nggak salah umur 13 atau 14 tahun. Itu gue jadi MC sekolahan gue, MC pensi gitu. Gue inget bayarannya cuma Rp 27.200, gue nggak ngerti 200 peraknya buat apaan hahaha.
Saat memutuskan jadi MC berarti lawan sikap yang introvert, itu bagaimana?
Ya itu mah awal mulanya mau apa nggak? Dan gue mau. Apalagi ternyata sudut pandang gue yang gua input dalam diri gue ternyata menarik buat orang lain. Gue nggak suka difoto tapi pekerjaan gue sekarang difotoin sama orang. Gue enggak suka orang banyak, sekarang gue dikelilingi orang banyak. Jadi tinggal gue gimana aturnya. Gue yang introvert, ya gue tinggal di rumah. Sedangkan gue di luar itu jadi Danang seperti ini.
Berita Terkait
-
Jejak Karier Chairul Anwar, Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Tersangka Korupsi Pakan Satwa Rp10 M
-
Karier di Era AI Tak Hanya Soal Skill Digital, Kemampuan Komunikasi Bahasa Inggris Jadi Pembeda
-
Antara Minat, Jurusan, dan Karier: Haruskah Semuanya Selalu Sejalan?
-
Kerja Sesuai Passion atau Demi Uang? Dilema Gen Z saat Memilih Karier
-
Paradoks Karier: Kenapa Resign Terlihat Begitu Keren di TikTok Tapi Terasa Berat di Dunia Nyata?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
Terkini
-
Ekspansi ke DIY, VinFast Resmikan Dealer Perdana di Sleman dan Promo Bebas Biaya Tukar Baterai
-
KPK Kejar Jejak Setoran Rp4,1 Miliar, Saksi Kasus Etik Suryani Mulai Diperiksa
-
Analisa: Kenapa Iran Rugi Besar karena Arab Saudi Diserang PMF Irak dan Houthi Yaman?
-
Geisz Chalifah Dipanggil KPK, Kasus Gratifikasi Tambang Batu Bara Rita Widyasari Kembali Bergulir
-
Pekerja Bangunan di Blitar Meregang Nyawa Saat Memlester Dinding, Polisi Selidiki Penyebabnya
-
A Spoonful of the Sea, Tradisi Ulang Tahun Korea yang Menghangatkan Hati
-
Pemkab Siak Klaim Tangani 152 Km Jalan Kabupaten yang Rusak
-
Rilis Final Trailer Film "Dan Bandung", Kisah Perjuangan Cinta Yang Siap Mengaduk Emosi Penonton
-
Buku The Principles of Power: Seni Menguasai Pengaruh Secara Etis
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi