Suara.com - Artis Tasya Kamila merasa kesal dengan anggapan yang menyebut seorang ibu tidak perlu sekolah tinggi.
Menurut mantan penyanyi cilik ini, setiap orang memiliki kesempatan dan hak yang sama dalam meraih pendidikan setinggi-tingginya. Meskipun nantinya memutuskan menjadi ibu rumah tangga.
"Itu sebuah insult sih, bukan cuma buat aku tapi juga perempuan in general," kata Tasya sambil tersenyum sinis dalam diskusi bersama Quipper di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (27/3/2019) seperti dikutip dari Antara.
Menurut artis yang tengah berbadan dua ini, perempuan perlu memunyai latar belakang pendidikan yang baik. Soalnya, kelak ia akan menjadi guru pertama bagi anak-anak di rumah.
"Memangnya ada yang salah dengan seorang ibu yang berpendidikan atau seseorang yang berpendidikan dan memutuskan menjadi seorang ibu rumah tangga?," kata si pelantun Libur Telah Tiba itu.
Tasya berpendapat, perempuan memuunyai peran besar untuk membangun karakter dan pola pikir bagi kehidupan anaknya kelak.
"Ada pepatah yang menyebutkan, if you educate a man then you educate a person, but if you educate a woman then you educate entire generation," ujar Tasya.
Saat ini Tasya mengakui ingin fokus mengurus rumah tangga dan yayasan miliknya, Green Movement, yang bergerak di bidang lingkungan hidup. Jika sudah menemukan waktu yang tepat, dia berencana melanjutkan pendidikan S3.
Tasya sebelumnya sempat dikomentari warganet karena setelah menikah memutuskan menjadi ibu rumah tangga. Padahal dia telah mengantongi gelar Master of Public Speaking dari Universitas Columbia pada 2018.
Baca Juga: Sempit, Cincin Kawin Tasya Kamila Dipotong Langsung dari Jari Manisnya
Tag
Berita Terkait
-
Disorot soal Kontribusi LPDP, Tasya Kamila Minta Maaf dan Bahas Pajak
-
Tasya Kamila Sampaikan Permintaan Maaf Terkait Unggahan Kontribusi LPDP, Kini Singgung Pajak
-
Tasya Kamila Dihujat Usai Pamer Laporan Pengabdian, Siapa Saja Artis Penerima LPDP?
-
Akun TikTok Ini Kritik Kontribusi Tasya Kamila Sebagai Alumni LPDP Selevel Ibu-Ibu PKK: Sampah!
-
6 Artis Penerima Beasiswa LPDP, Ada Tasya Kamila hingga Isyana
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga