Suara.com - Kuasa hukum Rosa Meldianti, Rudi Kabunang mempertanyakan keaslian surat dari keluarga besar Dewi Perssik yang viral di media sosial dan ia anggap menyudutkan kliennya. Karena dalam surat tersebut keluarga menyatakan sikap untuk memberi dukungan kepada polisi agar Meldi mendapatkan hukuman.
Yang dipertanyakan Rudi Kabunang dengan keaslian tandatangan orangtua Dewi Perssik, Mochmad Aidil. Pasalnya, Aidil saat ini tengah sakit keras.
"Kami pertanyakan tentang tandatangan yang diduga dilakukan orangtua, apa mungkin orangtua yang sedang sakit melakukan penandatanganan? Apakah beliau itu mengerti isi dari surat tersebut?," kata Rudi Kabunang, ditemui usia mengisi program televisi di kawasan Mampang Jakarta Selatan, Jumat (5/4/2019).
Jika memang surat itu asli, Rudi Kabunang mengaku kalau kliennya kecewa karena Dewi Perssik membawa-bawa orangtua yang sedang sakit. Ada ketakutan dari Meldi dan keluarga nantinya akan menambah parah sakit Mochammad Aidil.
"Dari Meldi beserta orangtua kandungnya menyayangkan bahwa kakek mereka kan lagi sakit keras, ya janganlah dilibat-libatkan dalam masalah ini. Nanti membuat orang tua tetap sakit," ujarnya.
"Apalagi mereka menuduh kakeknya itu sakit karena tingkah laku Meldi. Ya nggak bisa lah, orangtua ini sakit kan sudah sejak lama, jangan semua Meldi. Kalau nggak ada angin kan nggak bergoyang," tuturnya.
Sebelumnya dalam sebuah surat pernyataan, yang bocor dan diviralkan oleh akun Instagram gosip, di situ pihak keluarga yang terdiri dari ayah Dewi Perssik, H. Moch. Adil, kakak Dewi Perssik, Mas Bon Yon Soeharto dan Dewi Perssik sendiri sepakat bahwa Rosa Meldianti telah membuat malu keluarga.
Meldi dianggap telah menyebar fitnah atau berita tidak benar tehadap Dewi Perssik, yang selama ini sudah dianggap sebagai tulang punggung keluarga.
Baca Juga: Dewi Sanca Enek Disamakan dengan Keponakan Dewi Perssik
"Kami sebagai keluarga besar sudah sepakat untuk memberi pelajaran terhadap saudari Rosa Meldianti agar diberikan efek jera oleh pihak kepolisian, agar tidak menyebar dan membuat malu keluarga," tulis pernyataan tersebut.
Berita Terkait
-
Gokil! Kreator Konten Waldi Sempurna Konsisten Berbagi Puluhan Nasi Kotak Setiap Gajian
-
Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting
-
Dari Kreator Konten ke Pebisnis, Begini Perjalanan Karier Acil Bintangnya Parfum
-
Kisah TikToker Kiki Jupe, dari Guru Honorer Kini Jadi Pengusaha Kuliner Sukses
-
Pintu Didobrak Hingga Dibentak Oknum Pejabat, Choky Sitohang Alami Intimidasi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan
-
Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset