Suara.com - Pihak promotor konser Ed Sheeran di Indonesia rupanya menyediakan jas hujan untuk kategori tertentu. Mereka khawatir konser yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta itu diguyur hujan deras.
"Kita harapkan semuanya membawa jas hujan. Para penonton bawa jas hujan. Tapi untuk kategori 1 dan 3 kita berikan fasilitas jas hujan gratis di kursi mereka masing-masing. Kenapa? karena posisi mereka menonton benar-benar tanpa atap," ujar Peter Harjani selaku CEO promotor PK Entertaiment dalam jumpa pers di GBK, Jakarta Pusat, Senin (29/4/2019).
Hanya, Peter Harjani memastikan konser Ed Sheeran tidak akan dibatalkan meskipun cuaca tidak memungkinkan.
"Kalau alam cuaca kita nggak tahu dan manusia nggak bisa apa apa. Tapi di Hong Kong batal karena dia hujan badai. Hong Kong dengan kita cuacanya beda. Di indonesia belum pernah begitu," sambungnya lagi.
Yang pasti dia berharap pertunjukkan pelantun 'Perfect' itu bisa berlangsung dengan lancar.
"Kondisi cuaca kita tidak bisa memprediksi semoga semua lancar, kita akan setiap saat mendapatkan notifikasi kondisi cuaca. Kita review sampai tanggal 3 potensi hujan dan petirnya gimana. Kita akan antisipasi dan semua diharapkan bawa rain coat," ucap Peter Harjani.
Seperti diketahui, Ed Sheeran sendiri dijadwalkan mengguncang Tanah Air pada 3 Mei 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat.
Dalam konser nanti, Ed Sheeran akan membawakan sebanyak 18 lagu selama satu setengah jam penuh. Untuk harga tiketnya sendiri dibanderol dari Rp 550 ribu sampai Rp 2,6 juta.
Baca Juga: Ed Sheeran Bawa Koki Pribadi, Promotor Bikin Dapur di GBK
Selain itu, band asal Jepang ONE OK ROCK juga turut memeriahkan konser bertajuk Ed Sheeran – Divide World Tour Jakarta 2019 itu sebagai opening act.
Berita Terkait
-
Ed Sheeran Bawa Koki Pribadi, Promotor Bikin Dapur di GBK
-
Promotor Impor Perlengkapan Konser Ed Sheeran dari Luar Negeri
-
Duh! Ed Sheeran Buat Persija Tak Bisa Gunakan SUGBK sebagai Kandang
-
Butuh 10 Hari Bikin Panggung Megah Konser Ed Sheeran di GBK
-
Dianggap Cabul dan Lagunya Dilarang di Indonesia, Bruno Mars Protes
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Siapa Saja Mantan Ayu Ting Ting? Ini Daftarnya dan Pekerjaan Mentereng Mereka