Suara.com - Penulis skenario Rayya Makarim mengatakan butuh waktu lima tahun untuk pembuatan naskah dan proses syuting film 27 Steps of May.
Rayya mengatakan sosok pemeran utama May yang diperankan oleh Raihaanun sangat minim dialog. Karena itu, pesan yang disampaikan secara visual harus sampai kepada penonton, dan itu dibuat dengan proses pemikiran yang mendalam.
"Karena untuk merunut semua langkah-langkah May dengan sangat detail itu perlu diskusi yang panjang, perlu mencari kenapa boneka, kenapa lobang, yang sebenarnya fungsinya satu, yaitu perlu ada rutinitas yang dia lakukan setiap hari, yang cukup detail," kata Rayya ditemui di CGV FX Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (5/5/2019).
Sebagai penulis skenario, Rayya menganggap film yang minim dialog ini adalah proses kreatif. Dengan cerita yang sederhana, ia dituntut membuat cerita yang menarik secara visual.
"Semua yang kamu lihat, semua gerakan, semua itu ada di naskah, jadi bukan kalo film gak ada dialognya itu terus jadi skrip writernya ngapain, ya semua gerakan tangan, ritik koma itu ada, dan juga saya kira orang lupa bahwa film itu adalah medium visual, jadi apa yang saya representasikan lewat visual," kata Rayya.
"Dialog bisa dikeluarkan, dan saya selalu di-training saya adalah words make you think, image make you feel, jadi di mana saya bisa membuang dialog untuk bisa merepresentasikan dengan sebuah image itu lebih baik," lanjut dia.
Film 27 Steps of May bercerita tentang May (Raihaanun) yang diperkosa oleh sekelompok orang. Ayah May (Lukman Sardi) sangat terpukul dan menyalahkan dirinya sendiri karena tidak dapat melindungi anaknya.
Akibat trauma yang sangat mendalam, May menarik diri sepenuhnya dari kehidupan. la menjalani hidupnya tanpa koneksi, emosi, atau kata-kata, sementara ayahnya terjebak oleh perasaan bersalah.
Baca Juga: Ratna Sarumpaet Bantu Atiqah Hasiholan di Film Pariban
Berita Terkait
-
Siap Rilis Film Martabak Bangka Sarat Budaya dan Toleransi Beragama
-
Tantangan Ekstrem, Raihaanun Jadi Korban Perkosaan Tanpa Dialog
-
Garin Nugroho Angkat Tema Maskulin-Feminin di Film Kucumbu Tubuh Indahku
-
My Stupid Boss 2 Raih 1 Juta Penonton di Hari Ke-6
-
Falcon Pictures Daur Ulang Film Korea Selatan Miracle In Cell No 7
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover