Suara.com - Aksi demonstran yang terjadi sejak Selasa malam hingga kini, Rabu (22/5/2019) banyak menimbulkan keresahan publik, tak terkecuali aktor Dimas Beck.
Lebih lanjut, pemain film Bukan Bintang Biasa ini juga tak mau menyalahkan pihak manapun. Menurutnya, aksi demonstrasi boleh saja, tetapi sebaiknya para pendemo bisa melakukannya dengan tertib hukum.
“Macam-macam sih walau saya tanya teman-teman juga, ketakutan-ketakutan memang muncul beberapa teman. Saya nggak bisa bilang satu lebih baik dari yang lain. Tapi pasti yang namanya ketentraman masyarakat itu kan harus dijaga,” kata Dimas Beck saat dijumpai di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Selasa (22/5/2019).
“Jadi alangkah baiknya kita boleh menyuarakan aspirasi, boleh kita punya pendapat, tapi semua pada struktur yang sudah ada,” sambungnya.
Tidak hanya itu, Dimas Beck sebagai seorang pengusaha juga merasa dampak negatif atas aksi tersebut. Lelaki 31 tahun itu merasakan kesulitan untuk bepergian hingga menjalankan usahanya. Mengingat, banyak akses jalan yang tertutup akibat adanya aksi demonstran.
“Karena jujur saja kalau kita yang punya usaha jadi repot juga. Kita mau kemana-mana jadi susah, sedangkan kita nggak punya kerjaan sama kita sendiri,” ujarnya lagi.
“Ya kita ada karyawan, ada keluarga mereka. Mereka juga mau lebaranan, mau cari uang tambahan. Adanya turun ke jalan jadi agak susah untuk lewat karena kan ditutup (jalannya),” tutup Dimas Beck.
Berita Terkait
-
Pendemo 22 Mei Tewas Tertembak, Keluarga: Tak Seharusnya Polisi Seperti Itu
-
Demo 22 Mei Telan Nyawa, Putri Gus Dur Minta Prabowo Kendalikan Pendukung
-
Jakarta Rusuh 22 Mei, Nilai Tukar Rupiah Anjlok
-
Kondisi Terakhir Jati Baru Tanah Abang, Sempat Rusuh Tapi Sudah Kondusif
-
Massa Kembali Datang, Prajurit Marinir Dikerahkan ke Jalan KS Tubun
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
GAC Indonesia Jamin Pengiriman Mobil Listrik Selama GIIAS 2026 Dua Hari Sampai
-
4 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Teh, Cocok untuk relaksasi!
-
Pengalaman Multitasking dan Face Unlock Oppo Kini Lebih Cerdas, Berkat Update ColorOS 16!
-
Waspada Isu Keamanan Agustus, Imam Besar FBR Ajak Warga Betawi Jaga Kampung dan Tolak Hoaks
-
Budaya Menghakimi Era Digital: di Balik Layar, Dia Tetaplah Seorang Manusia
-
Pendapatan Harita Nickel (NCKL) Naik 21,2 Persen di Semester I 2026
-
Doa Kebangsaan di Monas Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal, Lokasi Parkir, dan Rute Lalu Lintasnya
-
Trisno Pas Band Meninggal Dunia Usai Bertahan Melawan Komplikasi Penyakit
-
Pagar Tinggi Mal Picu Spekulasi, Polisi: Jangan Buat Gaduh, Jakarta Masih Aman!
-
Cermin Politik Hari Ini: Ketika Fanatisme Memaklumi Etika yang Terabaikan