Suara.com - Pendakwah Gus Miftah tampak memeluk Deddy Corbuzier setelah membimbing sahabatnya itu mengucapkan dua kalimat syahadat.
Momen mualaf Deddy Corbuzier dilakukan di Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (21/6/2019) yang merupakan milik Gus Miftah.
Setelah menjadi mualaf, Deddy Corbuzier mengunggah postingan pertamanya di jejaring sosial Instagram.
Dia tidak menuliskan keterangan apapun selain mengucapkan rasa syukur. "Alhamdulillah," tulis Deddy Corbuzier melalui akun @mastercorbuzier.
Deddy Corbuzier juga mengunggah videonya sesaat setelah mengucapkan dua kalimat syahadat dibimbing Gus Miftah.
Usai resmi mualaf, Deddy Corbuzier menyambut pelukan Gus Miftah. Raut haru tak bisa disembunyikan meski Deddy mengenakan kacamata hitam.
Setelah berpelukan, terlihat Deddy Corbuzier mengusap air mata. Jarinya menelusup di balik kacamata hitam yang dikenakan.
Tampak, Gus Miftah pun melepas kacamata dan menyeka air mata. Deddy Corbuzier lalu menyambut pelukan dari jemaah lainnya.
Sebelumnya, Deddy Corbuzier resmi memeluk Islam setelah mengucap dua kalimat syahadat dengan dipandu oleh Gus Miftah di Masjid Al Mbejaji, Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Yogyakarta, Jumat (21/6/2019), sekira pukul 12.47 WIB.
Baca Juga: Deddy Corbuzier Jawab Tudingan Mualaf Hanya demi Konten YouTube
Prosesi pengucapan dua kalimat syahadat itu disaksikan oleh santri pondok pesantren dan awak media yang meliput. Prosesnya pun berjalan lancar.
Setelah Deddy Corbuzier membaca kalimat syahadat, para saksi langsung menyambut dengan suka cita. Ada yang bersorak pelan, seperti mengekspresikan kebahagiaan.
Sebelumnya, Gus Miftah menyebut bahwa Deddy Corbuzier mulai mempelajari agama Islam sejak delapan bulan lalu. Hingga pada akhirnya, ia mantap berpindah kepercayaan dari Kristen ke Islam.
Deddy Corbuzier dan Gus Miftah menjadi sahabat dekat setelah keduanya banyak berinteraksi untuk mengisi konten YouTube. Mereka merasa cocok saat bertukar pikiran soal banyak hal, termasuk ilmu agama Islam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
Terkini
-
Baim Wong Beri Kode Honor Reza Rahadian, Setara 2 Lamborghini?
-
Ditinggal Ammar Zoni, dokter Kamelia Kepincut Reza Arap?
-
Ian Wibisono Drummer Rocker Kasarunk Meninggal Dunia
-
Olah TKP Kasus Zina Inara Rusli Makan Waktu 1 Jam, Tak Ada Rekonstruksi Adegan
-
7 Potongan CCTV Jadi Bukti Kasus Zina Inara Rusli, Diragukan Ada Unsur Pidana
-
Sudah Dipastikan Hoaks, Tiket Pesawat Garuda Rp200 Juta Jadi Guyonan: Ini Mau ke Bulan?
-
Diduga Antivaksin, Patricia Gouw Buru-Buru Klarifikasi: Aku Bawa Dokter ke Singapura!
-
Pengacara Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV: Tidak Perlihatkan Penetrasi, Hanya 2 Menit
-
Hounds of War: Simfoni Balas Dendam yang Brutal, Sahur Ini di Trans TV
-
Tayang di Vidio, Film Ordinary Person Angkat Kisah Kelam Korea 1987