Suara.com - Pengacara Aldwin Rahadian mengungkap fakta perihal Galih Ginanjar bakal didampingi sembilan kuasa hukum dalam kasusnya melawan Fairuz A Rafiq. Maklum hal itu berawal saat foto Galih Ginanjar bareng rombongan pengacara termasuk Aldwin Rahadian viral di jagat maya.
"Saya jelaskan yah, jadi di foto itu banyak orang karena tim saya, di situ tim saya sedang singgah makan. Jadi tim kantor saya sedang makan sama saya habis itu diskusi (bareng Galih Ginanjar). Setelah diskusi berfoto, itu tim saya semua kecuali tiga orang," terang Aldwin Rahadian, ditemui di kantornya di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (2/7/2019).
Kendati begitu, Aldwin Rahadian pun memastikan dirinya beserta tim tetap tidak setuju menjadi kuasa hukum Galih Ginanjar.
"Kalau saya nggak menangani, tim saya juga tidak menangani. Intinya dari tim saya tidak ada," sambungnya lagi.
Hanya, dia membenarkan Galih Ginanjar minta dampingan hukum. Sayangnya dia menolak gara-gara bentrok dengan pekerjaan lain.
"Jadi sebelum dilaporkan (Fairuz A Rafiq), saya sudah WhatsApp sama istrinya (Barbie Kumalasari) yang meminta pendapat hukum, ternyata habis itu benar dilaporkan makanya merapat buat bertemu," ungkap Aldwin Rahadian.
"Tapi saya ada kerjaan bentrok di Australia selama sepuluh hari. Saya tidak menandatangani surat kuasa. Tentu tidak baik memaksakan tim saya buat menangani ini tanpa saya," imbuhnya.
Baca Juga: Fairuz Dihina, Sonny Septian Sempat Mau Ajak Galih Ginanjar Adu Jotos
Seperti diketahui, Fairuz A Rafiq resmi melaporkan Galih Ginanjar ke Polda Metro Jaya dengan pasal berlapis pada Senin (1/7/2019). Lelaki 31 tahun ini dijerat pasal pencemaran nama baik dan penyebaran konten asusila.
Selain Galih Ginanjar, Fairuz A Rafiq juga melaporkan Rey Utami dan Pablo Benua. Maklum, Galih Ginanjar membahas konten 'ikan asin' di akun YouTube mereka berdua. Laporan tersebut pun kini terdaftar dengan nomor perkara LP/3914/7/2019/PMJ/Ditreskrimsus.
Berita Terkait
-
Sinopsis Film Anak-Anak Bambu, King Faaz Siap Beri Kejutan
-
Keluarga Geram, Laporkan Akun yang Sebar Hoaks Cerai Sonny Septian dan Fairuz A Rafiq
-
King Faaz Mulai Dicecar Pertanyaan Soal Perpisahan Sonny Septian dan Fairuz A Rafiq
-
Hoaks Cerai Sonny Septian dan Fairuz A Rafiq Ditonton Jutaan Kali, Elma Theana: Ada Dendam Apa?
-
Gosip Cerai Fairuz A. Rafiq Dibantah, Candaan Ivan Gunawan Malah Bikin Salah Paham
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan