Suara.com - Kriss Hatta saat ini masih mendekam di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya terkait kasus penganiayaan yang dilakukan terhadap Antony Hillenaar. Padahal sebetulnya kedua belah pihak sudah sepakat berdamai.
Menurut kuasa hukum Kris Hatta, Suratman Usman, permohonan pencabutan laporan itu memang sudah diproses. Namun, Antony Hillenaar harus menjalani proses BAP dulu terkait pencabutan laporan itu.
Sementara di sisi lain, pihaknya terus memperjuangkan penangguhan penahanan atas Kriss Hatta. Hal ini juga bisa disebut Antony dapat menjadi salah satu faktor tertundanya permohonan penangguhan penahanan Kriss.
"Ternyata pas saat pertemuan di kepolisian yang bersangkutan belum di BAP atas pencabutan itu, jadi masih ada yang kurang. Jadi kami sampaikan itu kapan mau di-BAP supaya tuntas. Mudah-mudahan itu jadi pertimbangan penyidik untuk mengabulkan atau menerima penangguhan penahanan terhadap Kriss," kata Suratman ketika ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (16/8/2019) malam.
Suratman mengaku berdasarkan nota kesepahaman yang telah dibuat, seharusnya Antony Hillenaar tak keberatan melakukan proses tersebut. Apalagi dalam surat tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk sama-sama mencabut laporan. Sebelumnya Antony juga sempat dilaporkan pihak Kriss atas pelanggaran UU ITE.
"Upaya sama-sama agar penangguhan penahanan SP3-nya didapatkan yah. Walaupun sampai hari ini penangguhan nggak, apalagi SP3, kan begitu. Tapi harapannya ke depan itu bisa terwujud lah itu," ujarnya.
Menurut Suratman, pihaknya akan mengawal proses BAP Antony Hillenaar. Dia berharap Senin (19/8/2019) sudah ada titik terang persoalan selesai.
"Senin datang lagi insyaallah dan saya maunya berakhir lah. Karena kita harap orang-orang ini bekerja dan berkarya," tutur Suratman.
Baca Juga: Barbie Kumalasari Dekat dengan Kriss Hatta, Galih Ginanjar Cemburu
Lebih lanjut, ia juga memahami jika Antony Hillenaar khawatir laporan terhadapnya akan diproses. Namun, Suratman menjamin penuh laporan tersebut akan dicabut melalui proses hukum berlaku. Hanya saja butuh waktu lebih lama untuk mencabut laporan itu sepenuhnya.
"Jadi sebetulnya kami patuh pada apa yang ada di perjanjian itu. Cuma secara teknis memang agak kurang, itu yang perlu dilengkapi seperti BAP pencabutan LP," jelasnya.
Berita Terkait
-
Kim Soo Hyun Versi Lokal, 4 Aktor Indonesia Ini Pernah Pacari Anak di Bawah Umur
-
Blak-blakan! Kriss Hatta Bongkar Gimik Pacaran Settingan dengan Anak di Bawah Umur
-
5 Artis yang Jalani Transplantasi Rambut, Terbaru Kriss Hatta
-
Pendidikan dan Agama Kriss Hatta: Cerita Pacari Anak di Bawah Umur, Kini Putus Karena Beda Agama
-
Nasib Kisah Asmara Kriss Hatta dan Bocah 14 Tahun Usai Ditegur KPAI
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover