Suara.com - Band NOAH kembali menyapa para penggemarnya dengan album baru yang bertajuk Keterkaitan Keterikatan. Namun masih saja ada penggemar yang membandingkan musik NOAH saat ini dengan Peterpan.
Hal tersebut tentu saja menggelikan bagi Ariel dkk. Pasalnya, setiap menyuguhkan album baru, NOAH selalu mencoba menyuguhkan musik yang baru dan lebih segar.
"Yang paling lucu sih sebenarnya gini (ada penggemar yang bilang), 'kok beda yah dari Peterpan'. Saya bilang ya masa mau sama? Kami kan bikin album mau berubah, mau lebih baik," kata Ariel NOAH, yang diamini personel NOAH lainnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (12/9/2019).
Ariel melanjutkan, "kami melakukan hal sama setiap tahunnya takutnya bosan. Bikin musik dan bisa berhenti, karena itu kami pengin bikin sesuatu yang beda."
Selain itu, Ariel NOAH tahu betul bahwa rilisnya album NOAH terbilang lamban. Namun ia memastikan album terbaru NOAH dapat menunjukan karakter perbedaan dari album-album sebelumnya.
"Yang namanya band, yang kita tahu itu karakternya di album. Album itu menandakan perpindahan perubahan mereka. Karena sudah lima tahun nggak keluarin album juga," jelas Ariel NOAH.
Setidaknya di album baru ini menjadi sebuah proses pendewasaan grup band yang digawangi Ariel, David dan Lukman.
"Selain itu, kami juga masih ingin memelihara karakter itu. Dalam satu periode ini, orang bisa lihat proses pendewasaan temanya," tutupnya.
Baca Juga: Selebritis Antar BJ Habibie, Band NOAH dan Boy William Kehilangan
Berita Terkait
-
Tiga Generasi di Satu Panggung, Raisa Gandeng Ariel NOAH hingga Anggun di Konser Love & Let Go
-
Suzuki Hadirkan MPV Hybrid 8 Penumpang, Desain Mirip Mobil Mewah Toyota tapi....
-
Noah Kahan: Out of Body, Bukan Soal Tenar, tapi Tentang Bertahan Setelahnya
-
Makna Lagu Ancika Ariel NOAH, OST Dilan ITB 1997 yang Bikin Nostalgia
-
Dari Gombalan SMA ke Realita Kampus, Dilan ITB 1997 Punya Vibe yang Berbeda
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan