Suara.com - Penyanyi Teuku Adifitrian alias Tompi mengaku tak menemukan kendala saat menggarap film pertamanya, Pretty Boys. Bahkan proses pembuatannya bisa dibilang sangat cepat.
"Film ini prosesnya tuh cepat banget, mulai dari nulis dan eksekusi semuanya tuh allhamdulillah cepat banget, hampir nggak ada kendala," kata Tompi saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (19/9/2019).
Menjalani dua profesi sebagai penyanyi dan dokter membuat Tompi gampang beradaptasi dengan lingkungan baru. Terlebih lagi dia bekerja dengan para pemain profesional sehingga memudahkan pekerjaannya.
"Karena memang saya tipikal orang yang kerja adaptif. Nah untungnya saya disupport oleh pemain-pemain yang hebat sih, jadi mereka main dengan sangat baik, nggak terlihat kayak akting jadi sangat mempermudah kerja," jelas lelaki berdarah Aceh itu.
Meski demikian dia tidak menampik ada sedikit hambatan di sela-sela proses syuting berlangsung. Namun hal tersebut justru memunculkan ide baru baginya.
"Jadi tidak selalu harus sesuai rencana, misal pas lagi syuting gue minta A tiba-tiba nggak ada, ya udah kalau nggak ada adegannya nggak jadi gini ya. Jadi banyak adegan yang kita muncul ide di lokasi sih," terangnya.
Akhirnya Tompi berimprovisasi dengan bahan yang ada di lokasi seadanya dan menjadikan kendala itu sebagai ide baru untuk melengkapi kekurangan.
"Sangat harus, hampir semua scene nggak ada yang plek gitu, semua hampir improv. Jadi kita nggak ngerasa itu jadi masalah kalau tiba-tiba ada hal yang nggak sesuai dengan yang diinginkan," pungkasnya.
Film Pretty Boys menceritakan dua sahabat, yakni Rahmat (Desta) dan Anugerah (Vincent) yang memiliki mimpi yang sama: masuk TV dan terkenal.
Selain Vincent dan Desta, film yang skenarionya ditulis oleh Imam Darto ini juga dibintangi Danila, Onadio, hingga Roy Marten.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim