Suara.com - Tara Basro menyebut film Perempuan Tanah Jahanam sangat berbeda dengan Pengabdi Setan. Menurutnya, Perempuan Tanah Jahanam punya alur yang menegangkan, sedangkan Pengabdi Setan lebih banyak menyuguhkan ketakutan.
"Beda sih, kalau Pengabdi Setan banyak jumps care-nya, setannya. Kalau ini (Perempuan Tanah Jahanam) menegangkan, beda banget. Orang-orang yang sudah nonton kebanyakan suka banget sih," kata Tara Basro saat berkunjung ke redaksi Suara.com di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (11/10/2019).
Selain itu menurut Tara Basro, film garapan Joko Anwar ini mengangkat tema soal ikatan keluarga.
"Film bercerita tentang cerita keluarga. Yang mana kita mempertanyakan sejauh mana kita mau berkorban untuk keluarga dan melakukan sesuatu untuk keluarga," tutur perempuan 29 tahun ini.
Di film Perempuan Tanah Jahanam ini, Tara Basro memerankan sosok bernama Maya. Maya merupaka sosok yang setia kepada temannya. Tapi sayang, dia tumbuh tanpa kasih sayang dari kedua orangtua.
"Maya sangat setia kepada temannya. Dia juga masih tumbuh dengan tidak adanya cinta dari orangtua, sampai saat ini Maya ada kekosongan dalam dirinya," ungkap Tara Basro.
Film Perempuan Tanah Jahanam akan tayang pada 17 Oktober 2019. Film ini mengisahkan sebuah persahabatan antara Maya (Tara Basro) dan Dini (Marissa Anita) yang mana nantinya akan menemui hal-hal janggal. Hal janggal itu akan tersaji ketika menyambangi desa Harjosari.
Baca Juga: Tara Basro Sempat Mogok Syuting film Perempuan Tanah Jahanam
Berita Terkait
-
Film Ghost in the Cell Kini Tayang di 148 Negara, Masa Kamu Nggak Mau Tahu?
-
Nyelekit! Ganjar Sebut Film Ghost in the Cell Potret Nyata Kondisi Republik
-
Anak Emas Joko Anwar di Film: Tara Basro hingga Fachri Albar
-
Menilik Kukungan Mama Atas Nama Kasih Sayang Film Crocodile Tears
-
Spoiler Alert! Tujuh Seni Kematian yang Dipentaskan Film Ghost in the Cell
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas