Suara.com - Beberapa waktu lalu publik dunia dikejutkan dengan meninggalnya Sulli eks F(x). Meninggalnya Suli dikabarkan lantaran mengalami depresi berat hingga nekat memilih bunuh diri.
Kasus meninggalnya Sulli rupanya mendapat perhatian serius dari penyanyi senior Vina Panduwinata. Menurut pelantun "Burung Camar" ini, seorang artis memiliki banyak tekanan yang tak diketahui banyak orang.
"Masalah (Sulli) bunuh diri, banyak sekali aku dengar soal artis Korea itu. Ini sulit sekali mama menjawabnya, tapi yang mama ketahui adalah mereka banyak pressure (tekanan)," kata Vina Panduwinata, saat dijumpai di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Kamis (17/10/2019).
Bagi Vina Panduwinata, menjadi seorang artis dibutuhkan mental yang kuat. Apalagi dia tahu betul bagaimana sulitnya meniti karier dari nol.
Vina Panduwinata juga menyinggung soal keberadaan artis baru yang muncul denngan cara yang gampang. Tentunya hal tersebut menjadi perhatian khusus karena dikhawatirkan bakal bisa depresi lantaran belum siapnya untuk menjadi seorang bintang.
"Mama merintis kariernya itu dari bawah dan lama, nggak cepat. Nah banyak sekali, banyak anak yang bisa dikatakan mereka adalah artis yang instant. Dulu mama Ina tuh benar-benar mengingatkan anak-anak yang instant artist itu untuk waspada, karena secara mental kemungkinan besar banyak yang belum siap," jelas Vina Panduwinata.
"Apalagi sekarang pressure itu tinggi sekali, rival itu banyak banget, jadi waspada kalau sekiranya kamu nggak mampu. Karena harus lebih kuat dari kita yang senior, karena prosesnya terlalu cepat," sambung Vina Panduwinata.
Dari ketidaksanggupan para artis baru menerima tekanan tersebut yang bisa memantik keinginan untuk melakukan hal-hal yang tidak diinginkan.
Baca Juga: Sulli Isyaratkan Alami Depresi Berat Sebelum Bunuh Diri
"Jadi secara mental mama Ina dengar banyak yang mau bunuh diri atau segala macam, itu sangat manusiawi, kalau menurut mama Ina. Jadi hati-hati, kalau mau jadi artis yang instant, risikonya adalah secara mental kalian akan berat," tutur Vina Panduwinata.
Berita Terkait
-
Sempat Jatuh Jelang Tampil, Profesionalitas Vina Panduwinata Tak Diragukan: Real Diva!
-
Miris! Vina Panduwinata Ungkap Pencipta Lirik 'Burung Camar' Tak Pernah Dapat Royalti
-
Kejutan Manis di Konser Jumbo, Vina Panduwinata Muncul Nyanyikan Kumpul Bocah
-
Dewi Perssik Anggun Berkebaya, Suara Emas dan Penampilannya Tuai Sorotan
-
Vina Panduwinata Minta Al Ghazali Jangan Tiru Ahmad Dhani, Mulan Jameela Disebut Tersindir
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?