Suara.com - Pramugari Indonesia Siwi Widi Purwanti alias Siwi Sidi penuhi panggilan Polda Metro Jaya, Senin (20/1/2020). Dia diperiksa terkait laporannya terhadap akun Twitter @digeeembok, yang menudingnya sebagai simpanan atau gundik petinggi Garuda Indonesia.
Diperiksa kurang lebih selama enam jam, pengacara Siwi Sidi mengatakan bahwa kliennya dicecar puluhan pertanyaan.
"Dengan pengajuan pertanyaan sejumlah 42 pertanyaan," ujar kuasa hukum Siwi Sidi, Vidi G Syarief kepada awak media.
"Itu menyangkut pertanyaan-pertanyaan terkait dengan laporan polisi yang kita sudah masukkan 28 Desember lalu," ujarnya lagi.
Lebih lanjut, Vidi G Syarief menjelaskan bahwa apa yang dicuitkan oleh pemilik akun @digeeembok tentang kliennya tidaklah benar.
"Terkait apa-apa yang ada di Twitter digeeembok dengan tiga e itu yang telah merugikan klien kami dan merupakan fitnah yang tidak berdasar dan tidak ada kebenarannya sama sekali," kata Vidi.
Belakangan, publik dikejutkan kasus penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton di dalam pesawat Garuda Indonesia. Akibatnya, I Gusti Ngurah Ari Askhara alias Ari Askhara dicopot dari jabatan Direktur Utama Garuda Indonesia.
Dari situ, skandal lain para Direktur Garuda dibeberkan oleh akun Twitter @digeeembok. Salah satunya ihwal beberapa pramugari yang disebut sebagai selingkuhan para petinggi Garuda Indonesia.
Baca Juga: Kata Pengacara soal Pemeriksaan Pramugari Garuda Indonesia Siwi Sidi
Sidi Siwi jadi salah satu nama yang disebut oleh akun tersebut. Lainnya juga ada Loren yang merujuk nama Cyndyana Lorens, adik artis Kriss Hatta.
Sebelum Sidi Siwi, Cyndyana Lorens sudah lebih dulu memberikan klarifikasi. Namun sejauh ini, Lorens belum ada rencana untuk membuat laporan.
Tag
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis