Suara.com - Pandemi virus corona yang tengah terjadi membuat para musisi Indonesia berlomba-lomba menciptakan karya tentang covid-19. Mulai dari imbauan jaga jarak hingga pesan positif lainnya.
Sebut saja Project Pop dengan lagu "Gara-Gara Corona", kemudian Saykoji dengan lagu "Cuci Tangan", dan banyak lagi. Titi DJ dan Anji pun tak ketinggalan terlibat kolaborasi lewat lagu "Menjaga Dunia".
Keduanya berpendapat masyarakat Indonesia perlu diberi penyuluhan lewat hal-hal menyenangkan dan menghibur. Hal itu diungkapkan saat jumpa pers online pada Senin (6/4/2020).
"Kalau buat saya, melihat rata-rata watak karakter orang Indonesia, dibilangin secara keras malah ngelawan. Nah kita musisi ingin berikan pesan lewat lagu yang saya rasa bikin sing a long," kata Titi DJ.
Menurut Titi DJ, dengan masyarakat mengikuti lagunya tanpa sadar mereka akan menerapkan kebiasaan yang diceritakan dalam lagu. Hal itu pun disepakati oleh Anji yang juga hadir dalam jumpa pers online.
"Sama kayak mbak Titi menurut saya. Pesan agama, atau apapun, bahkan untuk pilpres saja musisi banyak terlibat. Maksdnya di sini orang bertahan hidup tapi ada saatnya mereka butuh hiburan. Masa di mana mereka stalking Instagram artis yang mereka kenal. Di situ peran musik ini masuk," papar Anji.
Diketahui, Anji dan Titi DJ bersama musisi lainnya terlibat dalam projek lagu "Menjaga Dunia." MARI (Mahaka Radio Integra) menggandeng total 16 musisi lokal untuk berkolaborasi online di lagu tersebut, diantaranya Ryan D'Masiv, Claudia Emmanuela, Ifan Govinda, Anji, Judika, Titi DJ, Lala Karmela, Vidi Aldiano, Pamungkas, Rizky Febian, Cita Citata, Ilham HIVI!, dan Neida HIVI! serta musik dari Ade Govinda, Jeje Govinda dan Dimas Joey dapat didengarkan dalam lagu tersebut.
Berita Terkait
-
Dampingi JO &TEAM, Anji Ikehata jadi Hikari Wanda di Wandance Live Action
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Usai Diserang Fans Lyodra karena Komentar soal Vedra, Titi DJ: Fans Militannya Luar Biasa
-
Bikin Terkejut! Titi DJ Bocorkan Rencana Konser Perdana Dee Lestari
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan