Suara.com - Tantri vokalis grup band Kotak membeberkan masa lalunya yang pernah dibully seseorang. Dia dirisak karena warna kulit hingga status ekonomi.
"'Dasar lo item, miskin lu!' Kalimat itu terasa menyakitkan kalo diinget, gue korbannya," tulis Tantri Kotak, Kamis (5/6/2020).
Perundungan kala itu membuat penyanyi bernama lengkap Tantri Syalindri Ichlasari ini tidak percaya diri hingga sering menangis. Ia terpuruk, merasa dunia tak adil baginya.
"(Perasaan) itu wajar. Karena gue cuma bocah ingusan yang belum kenal getirnya dunia," ujarnya.
Tapi ternyata, proses itu pula yang memberikan pelajaran hidup bagi pelantun Beraksi. "Menguatkan gue kalo kekurangan kita adalah bagian dari diri kita," ucapnya.
Ia menyadari kekurangan dan membuatnya tidak percaya diri justru malah menutupi kelebihan yang dimiliki perempuan 30 tahun ini.
"Gue punya potensi untuk bisa mengeluarkan sesuatu yang akhirnya kekurangan itu bisa ditutupi," jelas Tantri.
Kepada orang-orang yang juga bernasib sama dengannya, Tantri berharap agar pengalamannya dijadikan pelajaran. Motivasi untuk bisa menemukan kelebihan terpendam dalam diri.
"Jangan terfokus dengan kekuranganmu, karena hidup ini sangat adil, ada kurang dan ada lebih," katanya.
Baca Juga: Pergi Belanja, Tantri Kotak Miris Lihat Banyak Orang Tak Pakai Masker
Kini ia bisa memetik kesuksesan setelah mampu menemukan kelebihan dalam dirinya.
"Si gadis berkulit hitam dan miskin itu kini sudah bangkit memiliki mental kuat, saat fisik dijadikan bahan bully," ujar Tantri.
Berita Terkait
-
Tantri Kotak dan Arda Sempat Ingin Cerai, Anggap Pernikahan sebagai Penjara
-
Usai Sedekade Setia Mobil Lama, Tunggangan Baru Tantri Kotak Nggak Kaleng-Kaleng
-
Tantri Kotak Iri pada Jemaah Haji Tahun Ini, Kenang Nikmatnya Berdoa saat Wukuf
-
Tak Menyerah, Posan Tobing Bakal Ajukan Kasasi usai Kalah dari Gugatan terhadap Band Kotak
-
Gugatan Terhadap Kotak Gugur, Posan Tobing Damprat Cella Sebar Berita Bohong
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung