Suara.com - The King: Eternal Monarch menamatkan episode akhirnya pada Jumat (12/6/2020). Drama yang ditulis Kim Eun Sook ini berhasil meraih rating cemerlang.
Mengutip Soompi, Sabtu (13/6/2020) Nieslen Korea melaporkan episode 16 The: King Eternal Monarch berhasil membukukan 5,8 persen skala nasional dan 8,1 persen kawasan Seoul.
Selain itu, banyak penonton yang puas dengan episode akhir yang disuguhkan Lee Min Ho cs ini. Mengingat, segelintir orang menganggap plot dalam drama dianggap terlalu lambat.
Namun memasuki episode 12 dan seterusnya, kisahnya mulai menujukkan misteri yang terpecahkan satu persatu.
Lalu seperti apa bocoran episode pamungkas The King: Eternal Monarch? Harap bersiap, karena ulasan ini bakal mengandung banyak spoiler.
Episode 16 ini diawali dari ayah Jung Tae Eul yang mendapatkan kabar dari Luna, perempuan yang menyerupai putrinya. Dia akan mengintai penjahat di lokasi yang jauh.
Padahal sang detektif tengah berada dengan Lee Lim, paman Lee Gon. Ia membawa pengkhianat kerajaan Corea itu ke jalur paralel. Tempat untuk menggabungkan dua dunia, Corea dan Korea.
Keberadaan mereka di sana untuk menunggu Lee Gon yang kembali ke masa lalu untuk menghentikan pemberontakan Lee Lim.
"Jika keponakanku berhasil, semua ingatanmu tentang Lee Gon akan hilang," kata Lee Lim memberikan ancaman.
Baca Juga: Episode Terakhir The King: Eternal Monarch, Ini Deretan Coat Kim Go Eun
Lee Gon berhasil menahan serangan Lee Lim. Namun pamannya kabur membawa suling Manpasikjeok yang bisa membuka dua dunia.
Sampai di hutan bambu, Lee Gon akhirnya membunuh Lee Lim dengan pedang. Tugasnya selesai, untuk mengambil Manpasikjeok dan menutup paralel dua dunia.
Perubahan dunia Jung Tae Eul
Jung Tae Eul yang awalnya bersama Lee Lim, tiba-tiba saja muncul di Republik Korea. Dunianya berubah, orang-orang yang berhubungan dengannya dan Lee Gon tak ingat apapun.
Bahkan rekannya Kang Shin Jae menghilang. Sebab ia sebenarnya tidak tinggal di Korea karena merupakan warga Corea.
Bukan hanya berdampak pada orang-orang tersebut, kisah cinta Jung Tae Eul dan Lee Gon terhalang. Lantaran mereka berada di dunia berbeda, Corea dan Korea.
Berita Terkait
-
Teror Spoiler di Era Streaming: Ketika Menonton Bukan Lagi Soal Menikmati Cerita
-
5 Rekomendasi Drakor Tema Monarki Konstitusional, Perfect Crown Jadi Trending
-
Leader Jaehyun Beri Spoiler, BOYNEXTDOOR Dikonfirmasi Comeback Bulan Mei
-
Spoiler Alert! Ini Penjelasan Ending Film The Great Flood
-
Spoiler Drakor Dynamite Kiss Episode 9-10 Sub Indo, Ada Cameo Nam Goong Min
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya