- Panitia Asian Games Aichi-Nagoya meminta maaf karena memutar lagu Korea Utara pada laga hoki Korea Selatan, Jumat (18/9).
- Korea Selatan melayangkan protes resmi dan menuntut penjelasan serta investigasi menyeluruh kepada panitia penyelenggara turnamen tersebut.
- Insiden salah putar lagu kebangsaan ini dinilai sebagai kesalahan fatal dalam penyelenggaraan ajang olahraga internasional.
Suara.com - Panitia penyelenggara Asian Games Aichi-Nagoya 2026 resmi meminta maaf setelah lagu kebangsaan Korea Utara diputar dalam pertandingan hoki putra Korea Selatan melawan Bangladesh.
Insiden tersebut terjadi sebelum laga Grup A yang digelar di Green Stadium, Prefektur Gifu, Jepang, pada Jumat (18/9).
Saat prosesi penghormatan sebelum pertandingan, lagu kebangsaan Korea Selatan seharusnya diperdengarkan, tetapi justru lagu kebangsaan Korea Utara yang berkumandang.
Kesalahan tersebut baru disadari setelah lagu diputar. Penyiar stadion kemudian meminta maaf dan menjelaskan bahwa lagu kebangsaan yang diputar mengalami kesalahan sebelum akhirnya menggantinya dengan lagu kebangsaan Korea Selatan.
Lagu kebangsaan Korea Selatan baru terdengar ketika kedua tim sedang melakukan salam sebelum pertandingan.
Korea Selatan Layangkan Protes Resmi
Komite Olimpiade dan Olahraga Korea Selatan (Korean Sport & Olympic Committee) seperti dikutip dari hani.co.kr, langsung meminta penjelasan kepada panitia penyelenggara setelah insiden tersebut.
Korea Selatan juga mengirimkan surat protes resmi atas nama ketua kontingen, Lee Sang-hyun.
Mereka meminta panitia memberikan penjelasan mengenai penyebab kesalahan, menyampaikan permintaan maaf secara resmi, serta memastikan kejadian serupa tidak terulang.
Pada Jumat malam sekitar pukul 21.00 waktu setempat, dua perwakilan panitia Asian Games, termasuk direktur yang bertanggung jawab atas urusan negara peserta, mendatangi kantor kontingen Korea Selatan.
Kedatangan tersebut dilakukan untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung atas kesalahan pemutaran lagu kebangsaan.
"Kami menerima permintaan maaf resmi dari panitia penyelenggara terkait insiden diperdengarkannya lagu kebangsaan Korea Utara, bukan lagu kebangsaan Korea Selatan, dalam pertandingan hoki putra pada 18 September," kata pihak Komite Olimpiade dan Olahraga Korea Selatan.
Bukan Insiden Pertama
Komite Olimpiade dan Olahraga Korea Selatan juga menyatakan kekecewaannya karena sejumlah kejadian yang dinilai tidak pantas terjadi menjelang dan selama Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Sebelumnya, pada 15 September, sebuah acara di desa atlet kapal pesiar Asian Games juga menuai kontroversi setelah sosok Toyotomi Hideyoshi muncul dalam pertunjukan tradisional.