Suara.com - Barbie Kumalasari begitu ngotot untuk bisa bergabung sebagi pengacara Vicky Prasetyo. Muncul dugaan, mantan istri Galih Ginanjar itu ingin membalas dendam ke Angel Lelga.
Namun anggapan itu dibantah dengan tegas oleh Angel Lelga. Ada alasan sendiri yang membuat perempuan 38 itu ingin jadi pengacara Vicky Praseyyo.
"Kalau ajang balas dendam nggak ya. Tapi kan semua orang ada karmanya, begitu aja," kata Barbie Kumalasari, ditemui di Jakarta, baru-baru ini.
"Ketika orang baik insya Allah hidup kita baik. Ketika kita mengucilkan seseorang nanti hidupnya kebalikan atau tiba-tiba dia punya masalah," katanya melanjutkan.
Pemeran Ijah di sinetron Bidadari ini mengaku tak ingin mencampurkan persoalan pribadi dan pekerjaan. Sebagai seorang pengacara, Barbie Kumalasari ingin profesional.
"Intinya kalau aku begini, sebagai advokad kita harus membela klien. Jadi aku tidak mau memasukkan ranah pribadi aku untuk masalah kasus Vicky tidak, harus profesional," imbuhnya.
Kata Barbie Kumalasari, kasusnya bersama Angel Lelga sudah lama terjadi. Kekinian dia ingin fokus membantuk Vicky Prasetyo dalam kasus pencemaran nama baik.
"Dan itu juga kejadiannya sudah lama, menurut aku tidak perlu diangkat lagi. Yang penting sekarang aku fokus dengan kasus Vicky aja," katanya menjelaskan.
Seperti diketahui sebelumnya, Barbie Kumalasari yakin dirinya bisa memenangkan kasus Vicky Prasetyo bersama tim kuasa hukum lainnya. Ia mengaku sudah mengetahui karakter Angel Lelga karena merupakan teman lama.
Baca Juga: Barbie Kumalasari Yakin Bisa Bebaskan Vicky Prasetyo
"Sudah tahu lah (karakter Angel Lelga), karena sudah kenal lama kan," kata Barbie Kumalasari.
Bukan tanpa alasan. Janda anak satu ini rupanya sempat berseteru dengan mantan istri Vicky Prasetyo itu.
Pada 2012, ia kehilangan uang sebesar Rp 300 juta saat menjadi investor di perusahaan Angel Lelga.
"Ya kalau dulu memang aku sempat berseteru juga ya tahun 2012 tentang masalah kasus parfum ya. Mereka membuat perusahaan itu bertiga, Indra Bruggman, Angel Lelga dan Tata Liem," ungkapnya.
"Di mana ternyata sebagai investor aku menitipkan uang sebesar Rp 300 juta ternyata promo-promo yang mereka janjikan itu tidak berjalan sehingga duit aku mati dan sempat lah aku difitnah dibilang aku mau pansos," sambungnya.
Masalah itu ternyata sempat di bawa ke jalur hukum. Hanya saja, kasusnya tidak berlanjut hingga sekarang.
Berita Terkait
-
Profil Fangfang Istri Vicky Prasetyo yang Ramai Menjadi Sorotan
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Debat Panas di Rosi Soal Makar, Gaya Ngomong Ulta Levenia Disebut Mirip Vicky Prasetyo
-
Jadi Ketua DPRD Termuda Gowa, Kemampuan Bicara Fahmi Adam Bikin Geleng-Geleng
-
Vicky Prasetyo Diduga Belum Kembalikan Modal Kampanye Rp700 Juta, Berujung Laporan ke Polisi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan