Suara.com - Film dokumenter karya sutradara Chairun Nissa berjudul Semes7a yang dirilis pada 30 Januari 2020 di seluruh bioskop Indonesia kini bisa Anda nikmati di layanan streaming berbayar, Netflix.
Para pengguna Netflix bisa menyaksikan film yang disutradarai oleh Nicholas Saputra dan Mandy Marahimin sejak 17 Agustus 2020. Berikut ini sinopsis Semes7a yang tayang di Netflix.
7 Sosok Inspiratif
Film ini berkisah tentang tujuh sosok inspiratif yang memiliki latar belakang berbeda-beda namun punya satu tujuan yakni menanggulangi perubahan iklim.
Ketujuh orang tersebut ialah Mereka adalah Tjokorda Raka Kerthyasa (Bali), Romo Marselus Hasan (Nusa Tenggara Timur), Muhammad Yusuf (Aceh), Agustinus Pius Inam (Kalimantan Barat), Almina Kacili (Papua Barat) dan Soraya Cassandra (Jakarta).
Budaya dan Agama
Diceritakan ketujuh tokoh tersebut sama-sama berjuang untuk menjaga keseimbangan alam dengan menggunakan gabungan teori budaya dan kebudayaan tempatnya berasal.
Salah satu adegan di film tersebut yang mencerminkan perpaduan agama dan buaya dalam mengatasi perubahan iklim adalah ketika Tjokorda Raka Kerthyasa, seorang tokoh budaya dari Ubud, Bali, merayakan Hari Raya Nyepi.
Dalam perayaan tersebut, ia diharuskan menghentikan semua aktivitasnya termasuk dalam penggunaan listrik.
Baca Juga: Sinopsis Apostle yang Tayang di Netflix
Umat Hindu menjadikan perayaan ini sebagai hari istirahat bagi alam semesta. Sebab, dengan menghentikan aliran listrik selama satu hari saja ternyata punya dampak yang signifikan dalam mengurangi emisi harian di Bali.
Sementara itu, Agustinus Pius Inam seorang Kepala Dusun Sungai Utik Kalimantan Barat juga menjaga alam di sekitarnya dengan memadukan ajaran agama serta budaya.
Misalnya ketika Agustinus berusaha selalu memastikan penduduk desa mengerti dan mengikuti adat istiadat dan budaya dalam melestarikan hutan. Menurutnya, cara leluhur melestarikan hutan ini adalah cara terbaik untuk menanggulangi perubahan iklim.
Film berdurasi 88 menit ini menyuguhkan pengetahuan, pemandangan alam yang indah, dan bagaimana kita sebagai manusia memiliki peran yang besar untuk melawan perubahan iklim dan menjaga Bumi tetap asri meski memiliki latar belakang dan budaya yang berbeda-beda.
Kontributor : Lolita Valda Claudia
Tag
Berita Terkait
-
Sinopsis Children of Blood and Bone, Film Adaptasi Novel Laris Tayang 2027
-
Netflix Buka Suara soal Rumor Produksi Season 2 Drakor Teach You a Lesson
-
Pecah Telur! Toy Story 5 Jadi Film Terlaris 2026 usai Raup Rp18,3 Triliun
-
Review Film The Eyes (2026), Kupas Akting Shin Min-ah Jadi 2 Karakter
-
Susul Kesuksesan The Grey, Netflix Garap Parasyte: Tamiya yang Tayang 2027
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur