Entertainment / gosip
Ferry Noviandi | Rena Pangesti
Syahrini dengan tas yang diproduksinya. [Instagram]

Suara.com - Beberapa waktu lalu, Syahrini gencar mempromosikan tas yang diproduksi bersama  Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Namun banyak yang beranggapan, model itu mirip dengan brand ternama, Christian Dior.

Adik sekaligus manajer Syahrini, Aisyahrani yang turut andil memproduksi tas dengan jenis tote bag ini, angkat bicara. Ia mengatakan, modelnya memang terinspirasi dari sebuah brand.

"Aku punya produk baru, tote bag. Karena jujur aku juga terinspirasi sama salah satu brand, Dior," kata Aisyahrani dalam bincang-bincangnya bersama fashion stylist, Caren Delano.

Caren Delano memahami, sebagai seseorang yang melek fashion, menurutnya tak ada salah memproduksi barang hasil inspirasi dari yang sudah ada.

Baca Juga: Christian Dior Lirik Kain Endek Bali, Tapi Harus Penuhi Syarat Ini

Syahrini bersama adik sekaligus manajer, Aisyahrani. (Sumarni/Suara.com)

Hanya saja ia tak bisa membuat semua orang memahami maksudnya. Termasuk mereka yang masih menilai tote bag Syahrini adalah penjiplakan brand lain.

"Gue kan netizen juga, pas lihat produk ini gue kepo lihat komentar. Ada beberapa orang yang melihat, 'ih kok dior sih?'" ujarnya.

Ia menjelaskan, kemiripan itu bukan melulu peniruan, tapi hanya sekadar terinspirasi.

"Sebagai pengamat fashion, gue melihat ini bukan sebagai peniruan. Tapi peluang bisnis, ini knock off bahasa mahalnya. Atau inspiration," terang Caren Delano.

Sebab sebelumnya, ia juga pernah memproduksi tote bag yang terinspirasi dari brand lain.

Baca Juga: Gugatan Praperadilan Eminews di Kasus Syahrini Ditolak

"Gue bikin tote bag tapi terinspirasi dari Balenciaga, dilihat dari fungsinya," jelasnya.

Komentar

terkini