Kontroversi Pandji Pragiwaksono
Pandji Pragiwaksono menjadi sorotan lantaran dirinya dinilai menyinggung dua organisasi masyarakat (ormas) besar Islam di Tanah Air. Yaitu Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) dalam video yang diunggah di kanal YouTube miliknya, pada hari Minggu (3/1/2021).
Dalam video tersebut, Pandji Pragiwaksono berbincang bersama dua komika lainnya yaitu Afif Xavi dan Fikri Kuning. Ternyata Fikri Kuning adalah seorang mantan anggota Front Pembela Islam (FPI) di tahun 2016 yang lalu. Sementara Afif Xavi yang bertempat tinggal di Petamburan diminta untuk menceritakan kehidupannya selama di sana.
Dalam video tersebut, Pandji membahas tentang pembubaran FPI, dan menyinggung soal NU juga Muhammadiyah.
"Di beberapa bagian Jakarta, para ibu lebih rela anaknya dititipin ke FPI daripada mabuk ga jelas, ngaji aja sama FPI," kata Pandji.
Pandji juga mengatakan alasan kenapa FPI bisa dekat dengan masyarakat, sedangkan tidak demikian dengan Muhammadiyah dan NU.
"Pintu rumahnya FPI kebuka untuk warga, jadi orang kalau mau dateng bisa, 'lu mau apa, lu ngobrol sama gua', yang NU sama Muhammadiyah karena udah terlalu tinggi dan elitis, warga tuh enggak ke situ, warga justru ke nama-nama besarnya FPI," kata Pandji Pragiwaksono.
Ucapan Pandji tersebut, diakuinya sebagai kutipan dari seorang sosiolog Thamrin Tomagola. Namun banyak orang menyayangkan apa yang diucapkan oleh Pandji dalam video tersebut, termasuk Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid. Kalau menurut Anda pribadi, bagaimana?
Sebenarnya kontroversi Pandji Pragiwaksono tidak hanya itu saja. Misalnya, lawakannya soal kucing dipermasalahkan oleh komunitas pecinta hewan.
Baca Juga: Ucapannya Dikutp Pandji Pragiwaksono, Tamrin Tomagola Angkat Bicara
Selain itu, Pandji pada tahun 2018 lalu membawakan sebuah materi tentang penyalahgunaan toa masjid. Lagi-lagi candaannya membuat warganet menghujatnya.
Dalam video tersebut Pandji menirukan sebuah pengumuman dengan menggunakan toa masjid yang tanpa aba-aba. Video itu dianggap menghina umat Islam yang menggunakan toa masjid sebagai kegiatan mengaji dan lain-lain.
Pandji kemudian memberikan klarifikasi agar masyarakat tidak salah tanggap atas materi-materi stand up-nya.
Demikianlah profil Pandji Pragiwaksono, komika yang pernyataannya kerap menyinggung banyak orang.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Toyota Pamerkan Land Cruiser Hybrid dan GAZOO Racing Terbaru di GIIAS 2026
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik