Suara.com - Sumber Rezeki The Series akhirnya tayang perdana pada Rabu (17/3/2021). Serial ini berkisah tentang dunia eSport yang dikemas dengan genre drama komedi.
Adimas Prawiro selaku sang produser menjelaskan alasan mengangkat kisah eSport dalam serial kali ini.
"Kita ini emang eSport Entertainment. Di sini itu ada pemain yang memang konten kreator, dan selalu bikin konten yang menghibur orang. Jadi onsep eSport kita ini berbeda, tetap ada eSport tapi tetap mau menghibur para gamers dengan konten yang baru dan fresh," katanya dalam jumpa pers yang digelar secara virtual.
Para pemainnya sendiri diambil dari para pemain eSport. Sebut saja mereka adalah Bang Pen dan Sky.
Sutradara sekaligus penulis Sumber Rezeki The Series, Rifki Rifaldi sendiri mengungkap tantangan terbesar mengarahkan keduanya. Dia menyebut Bang Pen dan Sky melakukan latihan dialog lebih banyak ketimbang pemain lainnya.
"Sebelumnya kalau kesulitan, kita sebelum syuting ada proses reading. Ini berjalan dengan lancar. Bang Pen dan Sky itu punya ekstra reading buat memudahkan proses syuting nanti. Beruntung semuanya berjalan lancar," ungkap Riki Rifaldi.
Di sisi lain, Clarissa Tanoesoedibjo, Director of OTT Product, Marketing, & Programming MVN berharap tontonan ini bisa menghibur masyarakat.
"Pesan saya satu doang, supaya masyarakat indonesia bisa enjoy karena kontennya unik. Mereka juga konten yang inspiring banget," jelasnya.
Seperti diketahui, Sumber Rezeki The Series berkisah soal Udin yang diperankan oleh Bang Pen yang punya cita-cita sebagai Pro Player. Dia pun mengajak temannya Ujang (Sky) buat merantau ke Jakarta.
Baca Juga: Tayang Hari Ini, Sinopsis Film Detective Conan: The Scarlet Alibi
Berawal dari tinggal di rumah indekost, mereka memulai karier dengan ikut turnamen PUBG di sana.
Seiiring berjalannya waktu, akan ada konflik baik itu dari kisah asmara maupun persahabatan mereka. Hingga keinginan mereka buat menjadi Pro Player pun tidaklah mudah.
Selain keduanya, serial ini juga dibintangi oleh Ghea Indrawari, Inka Marika dan Grace Blessing. Digarap oleh Genesis Dogma Production, series ini punya delapan episode yang tayang di Vision+.
Berita Terkait
-
Diadaptasi dari Novel Klasik, Serial The Doll Siap Tayang September 2026
-
Review Viral Hit: Perjalanan Heroik Remaja Melawan Bullying secara Live
-
Masuki Babak Baru, Serial The Monster of Florence Season 2 Resmi Digarap
-
Perdana Tayang, House of the Dragon S3 Raih 21,5 Juta Penonton dalam 3 Hari
-
5 Serial Netflix Terbaik 2026 yang Wajib Masuk Daftar Tontonan
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan