Suara.com - Profil Marcell Siahaan tengah hangat diperbincangkan oleh warganet. Pasalnya, kini Ia resmi menjadi seorang mualaf setelah dua kali berpindah agama.
Pelantun lagu ‘Firasat’ tersebut menyampaikan bahwa Islam memberikan kenyamanan dan membuatnya merasa menjadi seseorang yang lebih berguna. Menurutnya, islam juga mengajarkan banyak hal dan mengajarkan untuk saling mengasihi.
Perjalanan spiritual Marcel diceritakan di kanal YouTube Daniel Mananta. Marcel menceritakan Ia beberapa kali pindah agama. Mulai dari agama Kristen, Buddha, sampai akhirnya mantap untuk memeluk agama Islam.
Keputusannya menjadi seorang mualaf bukan satu hal yang diputuskan begitu saja. Marcell mengaku, bertemu Rima Melati membuat pandangannya terhadap semakin terbuka. Rima Melati sebagai sang istri mengajarkan banyak hal mengenai agama Islam.
Buat yang ingin lebih akrab dengan sosoknya, berikut ini profil Marcell Siahaan yang kini telah menjalani kehidupan sebagai seorang mualaf.
Profil atau Biodata Marcell Siahaan
Pria yang memiliki nama lengkap Marcellius Kirana Hamonangan Siahaan ini lagi pada 21 September 1977 di Bandung, Jawa Barat. Marcell merupakan putra dari pasangan Paian Siahaan, S.H dan R.A. V. Indrasari.
Pria berdarah Batak, Ambon dan Jawa ini sudah akrab dengan dunia musik sedari kecil. Hampir semua keluarganya begitu menyukai musik. Dari keluarganya itulah akhirnya Marcell jatuh cinta akan musik.
Kecintaannya pada musik menjadikan Marcell tertarik untuk menekuni musik instrumen. Mulai dari gitar, bass, hingga drum. Ia merasa cocok dengan drum, akhirnya ia memutuskan untuk menekuni instrumen drum.
Baca Juga: Resmi! Marcell Siahaan Pindah Agama Lagi, Sempat Peluk Kristen dan Buddha
Perjalanan Karir
Marcell mengawali karirnya di dunia musik dengan bergabung bersama band underground bernama Puppen. Band tersebut pun menjadi salah satu band underground populer di Kota Bandung saat itu. Marcell sempat juga membuat beberapa grup acapella yang biasanya manggung di sekolah-sekolah.
Tahun 1998, Marcell memutuskan untuk mengundurkan dari Puppen karena merasa Puppen tak membuatnya semakin berkembang secara musikalitas. Tahun 2001, ia bergabung dengan grup paduan suara. Tahun 2002, ia didapuk menjadi teman duet Shanty di dalam sebuah lagu yang berjudul ‘Hanya Memuji’. Lagu ini pun sukses meledak di pasaran.
Sejak saat itu, namanya semakin dikenal khalayak luas. Hingga pada tahun 2003, ia berhasil debut album solo yang kental akan warna musik Urban Pop. Beberapa lagu dalam album tersebut yaitu Semusim, Jangan Pernah Berubah, Firasat hingga Waktu Kan Menjawab.
Pada tahun-tahun berikutnya, beberapa kali mengeluarkan album dan sukses di pasaran. Ia juga sempat bermain film dan FTV.
Kehidupan Asmara
Tag
Berita Terkait
-
Terkesan dengan Persaudaraan Umat Muslim, Susilawati Jadi Mualaf
-
Gonta-ganti Agama, Ini Agama Baru Marcell Siahaan yang Membuat Lebih Ikhlas
-
Profil Rima Melati Adams, Sosok di Balik Mualafnya Marcell Siahaan
-
Yakin Menjadi Muslim, Marcell Siahan: Islam Adalah Jalan Hidup
-
Resmi! Marcell Siahaan Pindah Agama Lagi, Sempat Peluk Kristen dan Buddha
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas