Suara.com - Yuyun Sukawati menyambangi Komnas Perempuan untuk meminta perlindungan. Usai melapor ke KPAI atas penganiayaan yang dialami anaknya Rabu 6 April lalu, kini giliran Yuyun yang minta perlindungan.
"Kemarin kami sudah ke KPAI untuk buat LP anak. Sekarang kami fokus untuk LP ibunya yaitu KDRT yang dialami saat ini, baik fisik maupun psikis," kata pengacara Yuyun Sukawati, Lissa V, saat ditemui di Komnas Perempuan, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/4/2021).
Alasannya, Yuyun Sukawati selama ini memendam perlakuan tidak baik suaminya karena hal itu adalah aib rumah tangga. Namun, rasa sakit hati dan kesabarannya sudah sampai pada batasnya.
"Selama ini klien saya diam tidak mengumbar ngomong ke sana sini karena sadar betul dia adalah suaminya. Cuma terkait kenapa baru sekarang itu karena sudah puncak dari masalah yang harus ditutup-tutupi," ujar Lissa.
Namun, sayangnya pengaduan Yuyun Sukawati belum bisa diproses Komnas Perempuan lantaran sang ketua tidak ada di kantornya. Sehingga dijadwal ulang pada 12 April 2021.
"Tadi di-reschedule untuk hari Senin. Nanti kami akan kumpul lagi untuk menghadiri pertemuan dengan ketua komnas perempuan. Untuk hasilnya kita tunggu hari pertemuan itu," ucap Lissa.
Yuyun Sukawati mengaku hanya bisa pasrah menunggu 12 April. Harapan perempuan 44 tahun ini masalahnya segera selesai.
"Ya lagi lagi diuji kesabarannya sama Yang di Atas. Apa yang saya alami benar-benar saya alami, saya berharap dari semua ini KPAI maupun Komnas Perempuan dan polres segera selesai," tutur Yuyun Sukawati.
Baca Juga: Fadjar Umbara Diduga Punya Kelainan Jiwa, Ini Kata Yuyun Sukawati
Pemeran Santi di sinetron Jin dan Jun itu mengaku belum tenang jika belum terlindung payung hukum. Sebab ia mengaku trauma pada suaminya, Fajar Umbara.
"Belum tenang, Masih belum apa ya, namanya saya baru mengalami sesuatu yang saya tdk pernah bayangkan. Yang dulu saya tahunya KDRT, pemukulan suami ke istri atau bapak ke anak, saya tahunya cuma di tv. Sekarang saya mengalami sendiri. Itu saja," kata Yuyun Sukawati.
Sebelumnya, Yuyun Sukawati juga sudah resmi melaporkan Fajar Umbara ke Polres Tangerang Selatan. Kemudian, Yuyun melapor ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), di kawasan Menteng Jakarta Pusat, Rabu (7/4/2021). Yuyun Sukawati datang bersama tim kuasa hukumnya dan putranya, HAW yang berusia 14 tahun.
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda