Suara.com - Artis Yuyun Sukawati mengeluarkan pengakuan cukup mengejutkan soal sifat temperamental suaminya, Fadjar Umbara. Dia bilang suaminya itu pernah mau membunuh Anggy Umbara yang merupakan adiknya sendiri.
Menurut Yuyun, semua berawal dari adu komentar di media sosial beberapa tahun lalu. Pertengkaran tersebut sampai membuat Fadjar mengancam mau membunuh sutradara film Warkop DKI Reborn itu.
"Dia tuh terobsesi pengin nyaingin adiknya, Anggy Umbara buat jadi sutradara dan produser," kata Yuyun di Komnas Perempuan, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/4/2021).
"Mereka pernah bertengkar sampai mau bunuh-bunuhan. Itu sampai dilerai oleh gurunya," ujarnya lagi.
Yuyun masih ingat betul bahwa Anggy waktu itu dikirim pesan dan akan disantroni Fadjar untuk dihabisi nyawanya.
"Sampai bilang 'dimana lu? Gue nggak takut sama beceng lo sini gue bunuh-bunuhin'," katanya mengenang.
Fadjar disebut memiliki sifat temperamental sejak dulu. Menurut Yuyun, keluarga juga sudah tahu akan hal tersebut.
Bahkan, istri Fadjar sebelumnya juga pernah jadi korban kekerasan.
Baca Juga: Lelah Disakiti, Yuyun Sukawati Ingin Segera Bercerai dari Fadjar Umbara
"Keluarga udah tahu karakter Fadjar seperti itu dari pertama pernikahannya juga pernah mukul istrinya sampai pingsan itu diakui sama Fadjar Umbara," kata Yuyun.
Karenanya, Yuyun menegaskan bahwa pengakuannya soal soal kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialaminya bukan sekadar mencari sensasi. Pemeran Santi dalam sinetron Jin dan Jun itu meminta Fadjar agar berbesar hati mengakui perbuatannya.
"Demi Allah, demi Rasullah, saya cuman mau dia jangan jadi pengecut," ujar Yuyun.
Yuyun Sukawati mengaku mengalami KDRT sejak 2019. Walau sudah meminta maaf dan membuat surat pernyataan, Fadjar masih tetap melakukan kekerasan.
Puncaknya di Maret 2021 Fadjar Umbara melakukan penganiayaan terhadap anak sambungnya, HAW, putra semata wayang Yuyun Sukawati dari pernikahan pertamanya.
Atas kejadian tersebut Yuyun Sukawati melaporkan Fadjar Umbara ke pihak nerwajib di dua tempat, yakni Polres Cirebon dan Polsek Pondok Aren.
Berita Terkait
-
Film Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel, Ketika Luka Menjadi Kekuatan!
-
Film Horor Indonesia Tak Pernah Mati: Daya Tarik Budaya Mistis dan Takhayul
-
Cerita Belakang Layar Film Ozora, Anggy Umbara dan Ayah David Ozora Sahabat Lama Beda 'Mazhab' Metal
-
Anggy Umbara Ciptakan Bullycon di Film Ozora, Simbol Perlawanan Terhadap Kekuasaan
-
Ini 'Dalang' di Balik Replika Rubicon di Premiere Film Ozora, Fasilitasi Luapan Emosi Penonton
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Sempat Doakan di Depan Ka'bah, Pesan Terakhir Yura Yunita untuk Vidi Aldiano Bikin Hati Hancur
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Pidato Sheila Dara Viral: Suami Saya Selamanya
-
Tahan Tangis, Mahalini Beri Kesaksian tentang Sosok Vidi Aldiano
-
Kenang Sosok Vidi Aldiano, Lyodra Ginting: Kalau Sama Dia Pasti Senyum Terus
-
Bukan Cuma Rocker Sangar, Sang Anak Bongkar Sifat Asli Donny Fattah yang Tak Diketahui Publik
-
Anak Ungkap Penyebab Donny Fattah Meninggal: Autoimun hingga Jantung
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Police Story: Lockdown Malam Ini: Aksi Jackie Chan yang Penuh Ketegangan dan Balas Dendam
-
Vidi Aldiano Meninggal, Wapres Gibran: Indonesia Kehilangan Talenta Muda!
-
Sosok yang Humble dan Rendah Hati, Vidi Aldiano Juga Dikenal sebagai 'Duta Kondangan'