Suara.com - Upaya Tsania Marwa menjemput dua anaknya di rumah sang mantan, Atalarik Syach berujung gagal. Perempuan 30 tahun ini tak mau memaksa si buah hati untuk ikut bersamanya.
Hal itu disampaikan Panitera Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat yang ikut menemani Tsania Marwa ke rumah Atalarik Syach.
"Hari ini kami gagal menjemput anaknya Ibu Tsania Marwa. Kami sudah berusaha maksimal, tetapi kondisi anak tidak mungkin dipaksa," kata Dede Supriadi, di rumah Atalarik Syach kawasan Cibinong, Bogor, Jawa Barat pada Kamis (29/4/2021).
Tak bersedianya anak-anak Tsania Marwa pulang bersama sang ibu karena mereka takut. Bintang sineton Istri Kedua itu menduga kedua buah hatinya telah terprovokasi.
"Ada provokasi, ya ada orang ngomong dengan nada tinggi. Makanya anak saya takut terus masuk kamar," terang Tsania Marwa.
Dede Supriadi menururkan, ada seseorang yang mengatakan, "ambil aja, ambil aja." Hal ini membuat dua bocah yang usianya belum mencapai 10 tahun ini takut.
Bahkan saat ibu dan anak itu sempat bertemu, salah satu dari mereka mengatakan Tsania Marwa hendak menculik mereka.
"(Anak Tsania Marwa bilang) Umi mau culik aku ya?' Aku bilang, ya nggak mungkin lah," tuturnya.
Baca Juga: Penjemputan Anak-Anak Tsania Marwa Diwarnai Adu Mulut dan Teriakan
Tangis pesinetron Putri yang Ditukar ini pecah saat mengucap rindu pada dua buah hatinya.
"Umi cuma kangen doang pengin ketemu, pengin cium, saya bilang gitu kan," tutur Tsania Marwa sembari menangis.
Kecewa, tentunya dirasakan betul oleh Tsania Marwa. Ia yang mendapatkan hak asuh anak justru tak bisa membawa mereka pulang.
"Saya kecewa banget lah, saya kecewa banget karena ini sudah jelas putusan tapi dipersulit," ucapnya sambil meninggalkan awak media dan memasuki mobil.
Berita Terkait
-
Tsania Marwa Masih Tak Menyangka Diizinkan Masuk ke Rumah Atalarik Syach Bertemu Anak
-
9 Tahun Terhalang, Tsania Marwa Akhirnya Bisa Masuk ke Rumah Atalarik Syach dan Rayakan Ultah Anak
-
Ulang Tahun, Atalarik Syach Malah ke Pengadilan Terkait Kasus Sengketa Lahan
-
Ngotot Merasa Tak Serobot Tanah Orang, Atalarik Syach Sebut Uang Tebusan Rp850 Bukan Idenya
-
Rumah Nyaris Hilang! Atalarik Syach Lawan Balik Eksekusi Lahan yang Janggal!
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Bukan Cuma Facelift Kosmetik, Suzuki XL7 Alpha Hybrid Terbaru Diam-Diam Bawa 3 Fitur Mahal Ini
-
Viral Aksi Massa Nyaris Bakar Kantor Muhammadiyah di Madura, Ini Penyebabnya
-
Review Juno: Kisah Kehamilan Remaja yang Hangat dan Penuh Pelajaran Hidup
-
Palembang Kekurangan TPU? Enam Kecamatan Masih Belum Punya Tempat Pemakaman Umum
-
Jalan Licin Diduga Akibat Limbah Ikan di Pasar Kebayoran Lama, Banyak Pemotor Tumbang
-
PSEL Legok Nangka Bandung Mulai Dibangun, Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik 40,79 MW
-
Geely Coolray Meluncur di GIIAS 2026 Siap Rusak Dominasi SUV Jepang Harga Rp 300 Jutaan
-
Kisah Rosidah di Sumenep, UMKM Gula Merah Tumbuh Pesat Setelah Memanfaatkan KUR BRI
-
Dudung Buka Suara soal Komcad: Bukan Prajurit Aktif dan Bukan Wajib Militer
-
Laba BJBR Melonjak 58,8%, Kredit Tembus Rp140,4 Triliun di Tengah Persaingan Ketat Perbankan