Suara.com - Anang Hermansyah punya 'perlakuan khusus' pada Krisdayanti. Ia bahkan sampai mewanti-wanti Ashanty agar selalu mengikuti perintahnya bila hendak bertemu Krisdayanti.
Hal ini diungkapkan oleh Ashanty ketika berbincang dengan Melaney Ricardo. Di YouTube Melaney Ricardo, Ashanty menceritakan kisah di balik keterlibatan Krisdayanti dalam pernikahan Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar.
Ashanty mengaku ada rasa canggung ketika bertemu dengan Krisdayanti. "Awkward karena aku udah lama nggak ketemu (Krisdayanti). Ada kejadian juga sebelumnya, yang Mimi (KD) ke podcast-nya Deddy Corbuzier," kata Ashanty.
"Aku nggak mau menutupi gini-gini, karena ini sudah jadi konsumsi publik. Memang kondisi saat itu tidak terlalu bagus, awkward pasti ada, karena chat juga nggak ada. Awkward karena takut salah," imbuhnya.
Kemudian, Ashanty mengungkapkan bahwa Anang Hermansyah melarangnya untuk memerintah Krisdayanti. Menurut pengakuan Ashanty, Anang Hermansyah tidak mau sedikitpun membebani Krisdayanti dan keluarganya, terutama mengenai peraturan soal pernikahan Aurel dan Atta Halilintar.
Soal penampilan pun, Anang melarang Ashanty mengatur baju KD karena kini Krisdayanti sudah punya suami dan keluarga sendiri.
"Mbak KD kan udah punya keluarga, aku nggak bisa, Mbak KD nanti gini-gini ya.
Mas Anang selalu ngingetin, kamu nggak bisa (meminta) Mbak KD pakai baju gini ya, Mbak KD gini ya," ujar Ashanty.
"Dia punya suami loh, kamu harus tanya dulu. Jadi, banyak netizen yang malah berpikir kita gini (tidak memberitahu Krisdayanti soal seragam pernikahan)," imbuhnya.
Di sisi lain, Ashanty bersyukur karena berkat pernikahan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah, silaturahmi keluarga dengan Krisdayanti ikut membaik.
Baca Juga: Anang Hermansyah Ogah Ikut Campur Urusan Rumah Tangga Atta Aurel
"Karena kejadian itu mereka juga pasti jadi gimana. Tapi alhamdulillah kemarin itu adalah pernikahan yang baik karena menyatukan lagi semuanya. Baik-baik lagi semuanya dan memang akhirnya pas ketemu di antara kita nggak ada apa-apa," kata Ashanty.
Berita Terkait
-
Dear Anang Hermansyah, Ada Orang Ngaku Salah Transfer Rp46 Juta dan Minta Dibalikin
-
Anang Hermansyah dan Ashanty Jalani Ibadah Haji, Intip Biaya Paket Travel Mewahnya
-
Pergi Berdua Tanpa Tim, Anang Hermansyah dan Ashanty Berangkat Haji Setelah Menunggu 8 Tahun
-
Ashanty Kuliah S3 di Mana? Raih Gelar Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan
-
Poster Ujian Doktor Ashanty Dipermasalahkan, Judul Disertasi Tuai Kritik
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih