Suara.com - Ratu Rizky Nabila tengah berbadan dua saat bercerai dengan pesepakbola Alfath Fathier. Bahkan, usia kehamilan penyanyi sekaligus model itu sudah memasuki bulan persalinan.
Tak lagi berstatus suami Nabila, Alfath Fathier berjanji akan tetap bertanggung jawab jika sang mantan melahirkan anak mereka. Soal ini juga pernah dia sampaikan sendiri pada sang Nabila.
"Kalau soal anak aku sempat chat sama Nabila. Kalau soal anak aku bakal tanggung jawab," kata Alfath Fathier di Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (5/5/2021).
Pemain Persija Jakarta ini juga berencana mendampingi Ratu Rizky Nabila saat proses persalinan. Dia ingin mengazani sendiri bayinya nanti.
"Bahkan lahiran pun bakal datang (aku). Tapi kan itu terserah Nabilanya. Nabilla mau izinkan Alfath apa nggak. Kalau diizinin Alfath pasti dateng," katanya.
Alfath Fathier juga bersedia merawat si buah hati jika Ratu Rizky Nabila enggan membesarkan darah dagingnya.
"Kalau pun anak itu nggak bisa dirawat sama Nabila. Alfath sudah bilang kasih ke Alfath biar Alfath yang merawat," ujarnya.
Sementara itu, Ratu Rizky Nabila sendiri tak mengharapkan kehadiran mantan suaminya, Alfath Faathier pada saat persalinan nanti. Dia menyindir kalau suaminya sudah berbahagia dengan istri barunya.
"Ini sebentar lagi mau brojol. Nggak (mengharap kedatangan Alfath Faathier) ah, dia kan sudah bahagia, jangan," kata Ratu Rizky Nabila, ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Pusat, Rabu (5/5/2021).
Baca Juga: Diduga KDRT ke Rizky Nabila, Alfath Fathier : Orang Nggak Tahu Sebenarnya
Bahkan rencana Alfath Faathier datang ke persalinan untuk mengazani si bayi ditolak mentah-mentah.
"Ya aku berterima kasih untuk niat baiknya, tapi kok nggak sinkron ya dengan pesan SMS-nya. Saya nggak suka pembohong," ujar Nabila.
Ratu Rizky Nabila sebelumnya jadi sorotan karena ungkap perlakuan keji Alfath Fathier berupa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Mirisnya, KDRT itu didapat ketika lagi berbadan dua.
Berita Terkait
-
Ratu Rizky Nabila Kepincut Pesulap Merah, Bukti Sahih Studi Pria Beristri Lebih Menarik
-
Ogah Jadi Sasaran Tunggal, Ratu Seret Nama Wanita Lain yang Goda Pesulap Merah
-
Ratu Rizky Nabila Akui Jadi 'Jin Dasim' Perusak Rumah Tangga Pesulap Merah: Aku yang Ngusek-Ngusek!
-
Pesulap Merah Bongkar Momen Pertama Bertemu Ratu Rizky Nabila: Pakai Tanktop sampai Pusar Nongol
-
Mertua Sakit Hati Putrinya Dipoligami, Pesulap Merah Ngotot Tak Salah: Harus Terima!
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
RUU Perampasan Aset Belum Rampung, Pemerintah Tunggu DPR
-
5 Posisi Meja Kerja Menurut Feng Shui agar Fokus Meningkat dan Rezeki Lancar
-
Pembukaan Akses Secara Paksa, Kubu PB XIV Purboyo Tegas akan Lawan Usai dapat Ancaman dan Intimidasi
-
Perkuat Sistem Tanggap Darurat Perusahaan, PT Semen Gresik Gelar Sertifikasi Pemadam Kebakaran
-
Misi Sulit Kiandra Ramadhipa Rebut Puncak Klasemen Moto3 Junior di Prancis
-
Mengerikan! Bus Suporter Argentina Dihujani Tembakan, Satu Orang Terluka
-
Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Naik Penyidikan, Empat Terlapor Mulai Didalami
-
Mobil Brimob Terserempet KA Bandara di Sedayu, Begini Kronologinya
-
Penyelesaian Konflik Papua Harus Dimulai dari Dialog, Bukan Senjata
-
Review Film Inglourious Basterds: Dilema Moral dan Balas Dendam Nazi