Suara.com - Perseteruan antara komedian Kiwil dengan mantan istrinya, Meggy Wulandari kembali memanas. Kali ini, mereka saling menyerang ihwal hak asuh anak.
Konflik bermula saat putra pertama Kiwil dan Meggy Wulandari, Rifky Ananda, meminta tinggal bersama sang ayah di Jakarta. Namun hal tersebut suli terjadi karena Rifky kini tinggal bersama Meggy di Makassar bersama suami barunya.
Atas kondisi tersebut, Kiwil kemudian meminta Meggy Wulandari menyerahkan Rifky kepadanya dan ditulis dengan perjanjian berdasarkan hitam di atas putih.
Permintaan Kiwil kemudian ditanggapi pengacara Meggy Wulandari, Asnawi Patandjengi. Menurut Asnawi, mengenai surat perjanjian untuk menyerahkan Rifky, tidak perlu.
"Yang dipermasalahkan ini kan anak berumur 16 tahun. Katanya minta surat untuk hitam di atas putih, supaya diserahkan ke bapaknya. Itu kan tidak diperlukan, undang-undang mengatakan begitu," ujar Asnawi Patandjengi, saat ditemui di Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (7/6/2021).
"Kalau anak milih bapaknya, ya sudah ikut bapaknya. Karena dia sudah dewasa," kata Asnawi menambahkan.
Di kesempatan yang sama Meggy Wulandari menilai sang anak lebih ingin tinggal di Jakarta karena keperluan sosial. Namun, Meggy menuding bahwa Kiwil itu kurang perhatian terhadap Rifky.
"Karena sekolah di sini juga banyak teman-temannya. Dia sudah besar jadi saya memberikan kebebasan untuk memilih dan dia lebih pengin di sini (di Jakarta)," tutur Meggy Wulandari.
"Cuma sayang sekali anaknya sudah memilih ayahnya, tapi dia kurang perhatian. Itu sayang sekali," imbuh perempuan berhijab ini.
Baca Juga: Anak Nangis Mirip Dirinya, Kiwil : Ganteng Nggak Jaminan Masuk Surga
Asnawi kemudian menyinggung soal nafkah Kiwil kepada anak. Menurutnya, berdasarkan hukum Kiwil masih wajib memberikan nafkah kepada Rifky.
"Nah persoalan nafkah anaknya suami diatur di pasal 80, suami terhadap anak sudah bercerai wajib menafkahi anaknya. Sampai dia bisa berdiri sendiri, sampai 21 tahun. Itu kewajiban bapak loh. Itu ada konsekuensinya loh kalau tidak dilaksanakan," kata Asnawi.
Meski begitu, Asnawi menyebut kliennya tak terlalu persoalkan urusan nafkah. Sebab, yang terpenting adalah soal hak asuh anak, Kiwil harus patuh terhadap hukum.
"Jadi ini sebenarnya nggak ada kasus ya. Kalau suami istri bercerai ya anak berusia 12 tahun menurut hukum Islam harus ikut ibunya. Kalau sudah 13 tahun ke atas ia bisa memilih (mau tinggal dengan siapa) ibu atau bapaknya," kata Asnawi menjelaskan.
Berita Terkait
-
Meggy Wulandari Galau, Suami Tak Tulus Sayang dengan Anak Tiri?
-
Profil Eva Belisima, Mantan Istri Kiwil yang Surati Gubernur Kalbar Terkait Masalah Listrik
-
Kampungnya Tak Ada Listrik, Eva Belisima eks Istri Kiwil Bikin Surat Terbuka Buat Gubernur Kalbar
-
Pilih Minta Maaf daripada Izin Poligami ke Istri, Sikap Kiwil Jadi Perbincangan
-
Jarang Muncul di TV, Ini Kesibukan Kiwil Sekarang
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Shindy Samuel Ditalak Tiga, Terpuruk Dikatain 'Badak' oleh Suami
-
Steven Wongso Sebut Orang Gendut Lebih Rendah dari Anjing, Rizky Febian Sampai Ikut Komentar
-
Sopir Bajaj di Tanah Abang Diperas Preman Rp100 Ribu per Hari, Kaca Dipecah Jika Tak Bayar
-
Arya Khan Bongkar Gaya Hidup Pinkan Mambo yang Boros, Dikasih Rumah Malah Pilih Sewa Mahal
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Sinopsis Kala, Film Joko Anwar yang Bikin Manoj Punjabi Rugi Miliaran Rupiah
-
Segera Tayang! Sinopsis Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
-
Baru Bebas, Doni Salmanan Dipastikan Berpenghasilan Rp150 Juta per Bulan
-
Review Film Yohanna, Kisah Krisis Iman dan Kemanusiaan yang Gagal Mengguncang Perasaan
-
Sinopsis Film Sarahs Oil: Dari Kemiskinan ke Jutaan Dolar, Kisah Nyata yang Menginspirasi