Suara.com - Penggemar boy band asuhan JYP Entertainment, DAY6, baru-baru ini mengungkapkan kemarahannya terhadap agensi karena dianggap telah mengabaikan idola favorit mereka tersebut.
Penggemar DAY6, My Day, menyebut agensi telah melakukan diskriminasi dan perlakuan yang tidak adil.
Kritikan tersebut muncul lantaran tidak ada nama band tersebut dalam barisan promosi untuk Japan Popup Cafe 2021 milik JYP Entertainment.
Sedangkan dalam menu hidangan, semua grup band yang dibawahi JYP Entertainment tersedia, yakni TWICE, 2PM, ITZY, NiziU, Stray Kids dan bahkan, Park Jinyoung sendiri.
Namun, tidak terlihat menu bernama DAY6.
Menu-menu tersebut mulai dari sate sosis, burger, waffle, hingga minuman.
Melansir Koreaboo, para penggemar asal Korea telah mengecam perusahaan atas perlakuan yang tidak adil, dengan beberapa poin yang digarisbawahi, yakni:
- "Mengapa JYP bersikap seperti itu? Jika aku adalah mereka, aku akan mendorong mereka dengan keras ketika lagu 'She Was Pretty' meledak. Aku tidak yakin berapa banyak yang mereka miliki tetap tolong dorong mereka dari perusahaan yang sama, jadi ini sangat mengecewakan."
- "Tolong perlakukan DAY6 dengan baik."
Baca Juga: Siap Meramaikan Comeback Sub-unit, 7 Lagu DAY6 Ini Cocok untuk Naikkan Mood
Hingga berita ini diangkat, pihak JYP Entertainment belum memberi tanggapan apa pun.
Berita Terkait
-
Dinyatakan Bebas, Melani Bos Mecimapro Langsung Janji Selesaikan Utang Refund Konser DAY6
-
Jadi Anggota Tetap, Young K DAY6 Resmi Gabung Variety Show Amazing Saturday
-
Young K Gantikan Park Na Rae dan Key di Program tvN 'Amazing Saturday'
-
Negara yang Sigap pada Pedagang Es Gabus, tapi Tertatih Menghadapi yang Berkuasa
-
Wagub Rano Karno: Perda Kawasan Tanpa Rokok Bukan untuk Diskriminasi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ibu Kandung Nizam Syafei Ungkap Fakta Pilu: Selama Ini Dibohongi Bahwa Dirinya Sudah Meninggal
-
Betrand Peto Jadi 'Alarm' Sahur Ruben Onsu: dari War Takjil Hingga Ketagihan Nasi Briyani
-
Bukan Sutradara, Ini Pedofil! Timo Tjahjanto Desak Penjara untuk Pelaku Pelecehan Berkedok Casting
-
Merinding! Joko Anwar Pakai Lagu 'Cicak-Cicak di Dinding' di Ghost in The Cell: Yakin Itu Lagu Anak?
-
Pesta Pernikahan El Rumi Bakal Lebih Besar dan Meriah, Al Ghazali Sebut Ada 2 Ribu Tamu Undangan
-
Jadi Penerima Beasiswa LPDP, Tasya Kamila Beberkan 7 Poin Pengabdian ke Negara Usai Lulus
-
Sudah Rela Tidur dengan Kades, Wanita Ini Murka Warungnya Tetap Dibongkar Satpol PP
-
Direktur LPDP Ungkap 600 Awardee Diselidiki Usai Kasus Viral Dwi Sasetyaningtyas
-
Ramai Video Ibu Tiri Nizam Sudah Ditahan, Benarkah Terkait Kasus di Sukabumi?
-
Kasus Berbalik Arah, Cinta Ruhama Amelz Kini Dilaporkan Usai Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual 2017