- Klub Belanda, Willem II, meminta maaf publik atas insiden rasisme terhadap pemain FC Den Bosch, Bohao Wang.
- Insiden rasisme terjadi pada pertandingan akhir pekan lalu yang berakhir imbang 1-1 antara kedua klub tersebut.
- Manajemen Willem II telah mengidentifikasi pelaku dan sedang memproses bukti untuk segera menjatuhkan sanksi.
Suara.com - Klub Belanda, Willem II yang diperkuat pemain Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On tengah diterpa masalah cukup pelik.
Masalah itu bahkan sampai membuat pihak manajemen memohon maaf secara terbuka ke publik. Apa masalah yang menimpa klub Nathan Tjoe-A-On itu?
Dilansir dari Voetbalprimeur, terjadi insiden rasisme saat pertandingan antara Willem II dan FC Den Bosch.
Korban dalam insiden tersebut adalah gelandang asal China, Bohao Wang. Ia dilaporkan menerima perlakuan rasis dari seseorang di stadion saat kedua tim bermain imbang 1-1 akhir pekan lalu.
Dalam pernyataan resminya, Willem II menyampaikan permintaan maaf kepada FC Den Bosch dan sang pemain.
“Willem II telah menghubungi FC Den Bosch dan menyampaikan permintaan maaf kepada klub serta pemain Bohao Wang,” tulis klub di situs resminya.
Klub juga menegaskan sikap tegas terhadap segala bentuk diskriminasi.
“Rasisme dan diskriminasi tidak memiliki tempat di mana pun—bukan di sepak bola, bukan di stadion, dan bukan di masyarakat,” bunyi pernyataan tersebut.
Willem II menyatakan pelaku sudah teridentifikasi. Klub kini sedang memeriksa rekaman kamera dan berbagai keterangan saksi sebelum menjatuhkan sanksi.
Baca Juga: Justin Hubner Cetak Gol Penentu Kemenangan Fortuna Sittard Lawan NEC Nijmegen di Liga Belanda
“Orang yang bertanggung jawab atas insiden ini telah diketahui. Berdasarkan rekaman kamera dan pernyataan saksi, klub sedang menilai situasi dengan hati-hati. Tindakan yang tepat akan segera diambil,” lanjut pernyataan Willem II.
Pertandingan sendiri berakhir dengan skor 1-1. Calvin Twigt membuka keunggulan bagi Willem II, sebelum Sebastian Karlsson Grach menyamakan kedudukan untuk FC Den Bosch.
Laga itu juga diwarnai kartu merah menjelang akhir pertandingan. Kévin Monzialo harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu kuning kedua hanya berselang satu menit dari kartu pertama.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Ivar Jenner Ungkap Cuaca Panas Jadi Musuh Utama Pemain Keturunan Indonesia di Super League
-
Rapor Bintang Timnas Indonesia di Super League: Rizky Ridho hingga Thom Haye Menyala!
-
Hasil Super League: Persib Bandung Gagal Menang Lagi! Terancam Dikudeta Borneo FC
-
Kegilaan Sandy Walsh Bersama Buriram United Musim Ini, Peluang Sikat 2 Trofi
-
Update Harga Pasar Pemain Timnas Indonesia: Jay Idzes Tembus Rp173 Miliar, Mees Hilgers Makin Turun
-
Hadapi Grup Berat, Kurniawan Yakin Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Dijamu PSIS Semarang, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
Alvaro Arbeloa Ungkap Alasan Jarang Mainkan Dani Carvajal
-
Memble Ditahan Imbang Dewa United, Persib Bakal Mengamuk Saat Jumpa Arema FC
-
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Berpotensi Hadapi Bintang Barcelona Lamine Yamal