Suara.com - Band Radja meluncurkan lagu terbaru berjudul "Kavir". Kavir merupakan kepanjangan dari kamu viral, yang bermaksud menyindir orang-orang yang ingin terkenal di media sosial.
Lagu "Kavir" ditulis oleh sang gitaris, Moldy Radja. Dia merasa terpanggil untuk membuat lagu tersebut karena resah terhadap orang-orang yang ingin tenar melakukan hal-hal sensasional.
"Seseorang yang tidak bisa lepas dari gadget, terutama handphone, karena handphone menurut dia adalah segalanya. Mulai dari curhat, eksis, update berita dan lain-lain sampai menjadi viral pun semua lewat handphone," kata Moldy dalam keterangan pers yang diterima Suara.com.
Moldy Radja menambahkan, saat ini orang-orang rela melakukan apapun untuk menjadi viral. Segala hal diposting di media sosial, meski hal itu aib atau hal yang tabu.
"Segala macam di-posting lewat handphone bahkan nggak peduli sama moral asal bisa viral. Kerjaannya tiap hari posting karena berharap trending," imbuh Moldy menambahkan.
"Jadi intinya menurut dia kalau kamu bisa lakukan semua itu, maka ada kemungkinanan kamu viral, Kavir," ucap kakak Ian Kasela ini.
Menurut Moldy, terciptanya lagu "Kavir" berangkat dari pengamatan mereka terhadap keseharian masyarakat saat ini. Bagi Band Radja, hal yang mereka coba sindir dalam lagu dilakukan oleh mayoritas orang-orang di sekitar mereka.
"Lagu ini tercipta dari kejadian yang ada sekarang ini banyak dilakukan hampir semua orang. Ya, ini kejadian nyata di depan mata kami," tutur Moldy.
Untuk mendukung rilisnya "Kavir", band beranggotakan Ian Kasella (vokal), Moldy (gitar), Indra (bass), dan Seno (drum) itu juga sekaligus merilsi video klip dari lagu tersebut. Radja Band sengaja menyesuaikan konsep video klip dengan lirik dari "Kavir".
Baca Juga: Anji Diamankan Karena Narkoba, Ian Kasela Sedih
"Dalam story ada seorang cewek ABG yang ingin eksis dengan gaya dan tingkahnya. Berfoto dengan sang vokalis, bergaya seperti ngartis, posting jalan-jalan, nongkrong, ke salon, ditambah dengan beberapa adegan perform nge-band," ujar Moldy.
Pengambilan video klip tersebut dilakukan di beberapa lokasi di daerah Jakarta Pusat. Tempat yang digunakan sebagai lokasi pengambilan gambar antara lain, kafe, salon dan pusat perbelanjaan.
"Dengan lagu yang simpel dan easy listening maka penggarapannya pun sangat mudah. Yang lama adalah proses video klip karena harus melibatkan banyak pihak," kata Moldy Radja.
Moldy berharap dengan lagu "Kavir", Band Radja bisa kembali meramaikan industri musik di Indonesia.
"Semoga industri musik makin ramai dan semua karya-karya terbaru Radja bisa diterima dan ikut meramaikan dunia musik Tanah Air," tutur Moldy berharap.
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Daur Ulang, BluntSheep Ubah 'Cinderella' Jadi Lagu Pop Rock yang Lebih Enerjik!
-
Selain Devano, 6 Artis Indonesia Ini Rela Ganti Nama Panggung Demi Hoki dan Citra Baru
-
Seno Aji Hengkang dari Band Radja untuk Kedua Kalinya, Ungkap Komunikasi Sudah Tak Sejalan
-
Beranggotakan Anak Ian Kasela, Band NAVA Rilis "Rayakan Dunia Baru" yang Usung Alternative Rock
-
Band Radja Izinkan Lagunya Diputar di Kafe: Lagu Kami untuk Diminati, Bukan Ditakuti
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan